PRESIDEN PRABOWO: Program MBG Penting Atasi Kelaparan

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto berpidato saat acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (24/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto berpidato saat acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (24/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

SuarIndonesia — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) penting untuk mengatasi persoalan kelaparan dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak.

“Ada juga yang gak setuju MBG. Harusnya mereka yang gak setuju MBG datang ke sini ya. Tanya itu petani nelayan. MBG perlu atau tidak? Tanya anak-anak, MBG perlu atau tidak?” kata Prabowo saat menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo, dipantau dari siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta Rabu (24/6/2026).

Presiden mengatakan kebutuhan pangan merupakan persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian pemerintah.

“Katanya ada orang-orang pintar yang mengatakan, ada lebih genting dari perut lapar. Saya kira tidak ada lebih genting dari perut lapar. Orang perut lapar itu kalau tidak segera diisi ya dia mati,” ujar presiden, dilansir dari Antara.

Prabowo menuturkan berbagai lembaga internasional telah memperingatkan potensi meningkatnya angka kelaparan global dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut dia, jumlah penduduk dunia yang mengalami kelaparan terus meningkat sehingga setiap negara perlu memperkuat ketahanan pangan domestiknya.

Baca Juga :   ANAK harus Dilindungi dari Promosi Vape di Medsos

Ia mengatakan Indonesia saat ini berada dalam posisi yang lebih baik karena produksi pangan nasional mengalami peningkatan dan mulai mencatat surplus pada sejumlah komoditas.

Presiden menyebut kondisi tersebut memungkinkan Indonesia membantu negara lain yang membutuhkan pasokan pangan maupun pupuk.

Selain untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program MBG juga dinilai dapat mendukung penyerapan hasil produksi pertanian dan perikanan dalam negeri.

Prabowo menegaskan pemerintah akan terus menjaga ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman krisis pangan global. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG
KALIMANTAN 10 Besar ISPU Tertinggi, Kotim di Posisi Teratas
KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:29

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 21:58

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca