4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

- Penulis

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Illustrasi kebakaran hutan. (Foto: Istimewa)

Foto Illustrasi kebakaran hutan. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Kemunculan empat titik panas (hotspot) di tiga kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah menjadi sinyal dini meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi ini diperparah dengan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebut peluang terbentuknya awan hujan di wilayah tersebut masih tergolong rendah.

Berdasarkan data rekapitulasi hotspot yang diperbarui pada Minggu (21/6/2026) pukul 07.00 WIB, empat titik panas terdeteksi di Kecamatan Cempaga, Teluk Sampit, dan Tualan Hulu. Kecamatan Tualan Hulu menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni dua titik yang terpantau di Kelurahan Sebungsu pada pukul 12.31 WIB dan 12.50 WIB.

Sementara itu, satu titik panas lainnya terpantau di Kelurahan Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga pada pukul 00.09 WIB, sedangkan satu titik lainnya muncul di Kelurahan Parebok, Kecamatan Teluk Sampit pada pukul 12.50 WIB.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Mulyono Leo Nardo, mengatakan seluruh hotspot yang terdeteksi memiliki tingkat kepercayaan tinggi sehingga perlu mendapat perhatian serius.

“Seluruh hotspot yang terdeteksi memiliki tingkat kepercayaan tinggi dengan nilai 8 dan radius kemungkinan mencapai 321 meter. Titik panas tersebut terpantau melalui satelit NOAA20 dan SNPP,” ujar Mulyono, Minggu (21/6/2026) melansir detikKalimantan.

BMKG juga memprakirakan peluang pertumbuhan awan hujan di wilayah Kotim pada periode 21 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 22 Juni 2026 pukul 07.00 WIB berada dalam kategori rendah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya karhutla, terutama di kawasan yang didominasi vegetasi kering dan lahan gambut.

Baca Juga :   BMKG: EL NINO Diprediksikan Bertahan hingga Kuartal I 2027

“Berdasarkan analisis parameter cuaca, sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah saat ini berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar. Meski jumlah hotspot yang terpantau masih terbatas, keberadaannya menjadi indikasi awal adanya aktivitas panas di permukaan lahan yang perlu segera diverifikasi di lapangan,” tambahnya.

BMKG mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran. Di sisi lain, pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait diharapkan terus meningkatkan patroli serta pengawasan di wilayah rawan guna mencegah titik panas berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka
KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
DITANGKAP Usai Bakar Rumput Halaman Rumah
KMT ELISABET TENGGELAM: 5 Awak Hilang Telah Teridentifikasi
HARI KE-13: 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan, Lima di Kalteng
TELAH DITEMUKAN 160 Korban KM Virgo Transport-8 dan 52 Meninggal Dunia
195 SUMUR BOR Hadapi Karhutla dan Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca