SMKN 10 SAMARINDA Berhasil Kembangkan Prototipe Mobil Listrik

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMKN 10 Samarinda Maryono duduk di mobil listrik bersama siswanya. (ANTARA/A Rifandi)

Kepala SMKN 10 Samarinda Maryono duduk di mobil listrik bersama siswanya. (ANTARA/A Rifandi)

SuarIndonesia — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 10 Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mengembangkan inovasi siswa sehingga berhasil menghasilkan prototipe mobil listrik.

“Ranah di pendidikan itu bukan hanya sekadar edukasi saja, tapi juga pelayanan publik, dan yang penting itu adalah inovasi,” kata Kepala SMKN 10 Samarinda Maryono di Samarinda, Rabu (29/10/2025).

Maryono menjelaskan inisiatif pengembangan mobil listrik ini dimulai sekitar Oktober 2023 dan tidak lama setelah ia menjabat sebagai kepala sekolah.

Maryono yang memiliki latar belakang sebagai guru otomotif merasa perlu mendorong inovasi nyata di lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah vokasi tidak boleh hanya berhenti pada konsep Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM) tanpa menghasilkan produk konkret.

Oleh karena itu ia merealokasi sumber daya sekolah agar dapat mendukung program inovasi tersebut. Proyek mobil listrik ini, kata dia, merupakan hasil kolaborasi lintas jurusan, utamanya Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Bodi Otomotif (TBO), dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

Maryono menegaskan prototipe yang ada saat ini murni hasil mandiri internal sekolah tanpa bantuan dari mitra industri.

“Tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah sektor baterai yang masih menggunakan aki kering berkapasitas 50 ampere, sehingga perlu pengembangan lebih lanjut,” jelas Maryono .

Baca Juga :   FILOSOFI AIR dari Sungai Jiwata jadi Penerang Ekonomi Kampung

Pihak sekolah menargetkan pengembangan selanjutnya adalah menggunakan baterai berstandar industri, seperti litium dengan kapasitas 300 hingga 400 ampere.

“Peningkatan kapasitas baterai bertujuan memperjauh jarak tempuh, sebelum beralih ke pengembangan kecepatan motor listrik,” kata Maryono, dilansir dari AntaraNews.

Ia mengakui pengembangan inovasi membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sementara anggaran sekolah dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sangat terbatas.

Diakuinya, prioritas utama anggaran tetap harus dialokasikan untuk fungsi edukasi siswa sebagai tugas pokok sekolah. Kendala lain adalah belum adanya pemisahan area kerja yang jelas di dalam bengkel sekolah.

Saat ini satu lokasi yang sama masih digunakan untuk tiga fungsi sekaligus, yakni edukasi siswa, teaching factory (layanan servis publik), dan ruang inovasi.

Maryono berharap ke depan ada kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk industri melalui program CSR, untuk mendukung pengembangan produk otomotif sekolah agar bisa dipatenkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN
OIKN Perkenalkan Budaya Lokal kepada Masyarakat
SUSTAIN: Kaltim Pusat Ekspor Batu Bara Indonesia
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU
TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan
SEKOLAH TERINTEGRASI Presiden Prabowo Dibangun di Kabupaten Penajam

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 13:23

JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:16

TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca