SEKOLAH TERINTEGRASI Presiden Prabowo Dibangun di Kabupaten Penajam

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pintu Gerbang Madani Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (Antara/Nyaman B Purwaniawan)

Pintu Gerbang Madani Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (Antara/Nyaman B Purwaniawan)

SuarIndonesia — Sekolah terintegrasi, salah satu program Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas dibangun di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Pemerintah kabupaten menindaklanjuti pembangunan sekolah terintegrasi, melengkapi dokumen dan persyaratan,” ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor di Penajam, Minggu (15/3/2026).

Kabupaten Penajam Paser Utara terpilih menjadi salah satu lokasi pembangunan sekolah terintegrasi program unggulan pendidikan pemerintah pusat di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mendukung sepenuhnya dan menindaklanjuti dengan melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk pembangunan sekolah terintegrasi tersebut.

“Dana pembangunan sekolah terintegrasi dari pemerintah pusat, informasi anggaran Rp300-Rp350 miliar untuk satu sekolah terintegrasi,” ujar Mudyat Noor, dilansir dari Antaranews.com.

Proses pembangunan sekolah terintegrasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara hanya diminta menyediakan lahan sebagai lokasi pembangunan prasarana sekolah.

Baca Juga :   VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

“Lahan sebagai lokasi sekolah terintegrasi itu sudah disiapkan di Kecamatan Babulu sekitar 20 hektare berstatus aset tanah milik pemerintah kabupaten,” katanya.

Sekolah terintegrasi tersebut mencakup satuan pendidikan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

“Selain itu, juga dilengkapi lapangan sepak bola, kolam renang dan lainnya, selain fasilitas gedung belajar mengajar,” kata Mudyat Noor. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru
INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
WUJUDKAN Polisi Bersama Masyarakat, Dirlantas Polda Kalsel Mengedukasi Mahasiswa
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca