KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan dan kerahkan 1.461 unit Disaster Relief Unit (DRU) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Ini memastikan penanganan cepat apabila terjadi gangguan infrastruktur jalan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026

Kesiapan merupakan bagian dari langkah antisipatif pemerintah untuk menjaga kondisi jalan nasional tetap aman, nyaman, dan dapat dilalui masyarakat.

“Kementerian PU telah menyiapkan berbagai peralatan dan material tanggap darurat di seluruh wilayah Indonesia guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan infrastruktur jalan selama periode mudik dan balik Lebaran,” kata Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).

Ia menjelaskan, 1.461 unit DRU tersebar di enam wilayah utama, yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, serta Kepulauan Nusa Tenggara dan Maluku.

Distribusi DRU disesuaikan dengan karakkteristik wilayah dan potensi risiko bencana di masing-masing koridor jalan nasional.

Di Sumatra, disiapkan 244 unit DRU dengan material antara lain 28 unit Jembatan Bailey, 1.882 batang sandbag, 1.892 batang bronjong, 1.035 ton asbuton (CPHMA), 2 ton asphalt cold mix, 25 batang sheetpile, 73 unit box culvert, 85 meter armco, 9.200 m² geotextile, 300 sak Tambalan Cepat Mantap (TCM).

Kemudian di Pulau Jawa sebagai wilayah dengan volume lalu lintas tertinggi disiapkan 428 unit DRU.

Terdiri dari 16 unit Jembatan Bailey, 3.337 batang sandbag, 4.686 batang bronjong, 13 ton asbuton (CPHMA), 121 ton asphalt cold mix, 286 batang sheetpile, 723 meter armco, dan 410 sak tambalan cepat mantap.

Di Kalimantan disiapkan 233 unit DRU, meliputi 56 set Jembatan Bailey, 6.403 batang sandbag, 470 batang bronjong, 45 ton asbuton (CPHMA), 20 ton asphalt cold mix, 50 meter armco, dan 569 sak tambalan cepat mantap.

Baca Juga :   PEMBUNUH SEORANG BURUH di Banjarmasin, Empat Tersangka Diamankan Polisi

Kemudian Sulawesi disiapkan 196 unit DRU, terdiri dari 19 set Jembatan Bailey, 1.339 m³ material timbunan, 1.662 batang bronjong, 61 ton asbuton (CPHMA), 2 ton asphalt cold mix, 5 unit box culvert, 89 batang armco, dan 336 sak tambalan cepat mantap.

Untuk wilayah Papua disiapkan 141 unit DRU, antara lain 9 set Jembatan Bailey, 9.832 m³ material timbunan, 130 batang bronjong, 22 ton asbuton (CPHMA), 5,7 ton asphalt cold mix, 6 batang sheetpile, 14 unit box culvert, 85 batang armco, 6.649 m² geotextile, dan 1.535 sak tambalan cepat mantap.

Terakhir di wilayah Kepulauan Nusa Tenggara dan Maluku disiapkan 219 unit DRU, meliputi  3 set Jembatan Bailey, 82 m³ material timbunan, 613 batang bronjong, 30 ton asbuton (CPHMA), 120 meter armco, dan 125 sak tambalan cepat mantap.

“Material dan peralatan tersebut ditempatkan di titik-titik strategis jaringan jalan nasional untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kerusakan jalan, longsor, banjir, maupun gangguan lainnya yang berpotensi menghambat ,” kata Dody.

Ia menerangkan kesiapsiagaan DRU diberlakukan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, menyesuaikan dengan periode arus mudik dan balik Lebaran.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, serta aparat keamanan untuk memastikan seluruh infrastruktur jalan nasional dalam kondisi optimal. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
DIGELEDAH Dinkes Banjar, Puluhan Dokumen dan Satu Alat Bukti Elektronik Disita
PERKUAT KEBANGSAAN, DPRD Kalsel Sosialisasi Pancasila di Desa Liyu
KOTA SAMPIT Berpotensi Terdampak Kabut Asap

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca