ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 14:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) milik PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk di depan lingkungan minimarket Yulia Jalan Kuripan Banjarmasin Timur sempat bukin khawatir pengguna/nasabah.

Pasalnya ketika menarikan tunai, mesin terus memproses, namun lama uang tak keluar dan kartu tak keluar, meski dicancel/pembatalan.

“Kita sempat khawatir mesin terus memproses, namun uang tak keluar hingga lama, dan baru kartu ATM bisa keluar,” ucap Zainal, Selasa (7/4/2026) siang.

Sementara keterangan Rio, salah satu pedagang teh poci yang mangkal  samping ATM ini sebut, kalau sebelumnya juga ada seorang perempuan mengalami hal sama.

“Sama pak, tidak bisa tarik tunai juga. Rasanya sebemum itu ada petugas dari bank, tapi apakah proses mengisi atau cek saja, yang ini saya tak tahu,” ucapnya.

Tak ingin terjadi kesalaha, lantas Zainal konfimai ke pihgak BI yang ada di kawasan Kampung Melayu dan diterima pihak security.”Bisa juga koneksi jaringan terputus atau ada kendala,” ucapnya.

Untuk lebih meyakinkan soal saldo, lantas security, mengahahkan ke bagian Customer Service. Disitu si nasabah dilayani dengan baik serta dijelaskan soal tersebut hingga membuka link data aktivitas.

“Kalau soal saldo masih tetap dan ini bukti-buktinya dari awal penarikan dilakukan. Bisa jadi semua lantaran jaringan atau mesim ATM kebetulan belum terisi.

Saya sarankan kalau tak terdesak bisa penarikan di ATM yang ada sekitar bank,” ucap Amanda dengan bijak sehingga membuat nasabah merasa puas atas penjelasan.

Diketahui pula pada uUmumnya nasabah akan panik ketika tahu bahwa saldo di ATM tidak dapat ditarik.

Padahal saldo masih ada. Masalah ini bukan hal baru bagi para pengguna ATM. Salah satu penyebab tidak bisa mengambil uang di ATM karena adanya kendala dari pusat bank yang bersangkutan.

Baca Juga :   HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Perlu diketahui bahwa proses kerja mesin ATM terhubung dengan jaringan internet yang menghubungkan mesin dengan bank-bank lainnya (ATM Link).

Biasanya, saat koneksi jaringan terputus atau ada kendala, maka transaksi di mesin ATM akan langsung ditolak.

Solusi ketika uang di ATM tidak bisa diambil, dari keterangan bebebrp solusinya.

Tunggu beberapa saat ketika Kartu ATM tidak bisa tarik uunai, meskipun uang tidak keluar dari mesin saat melakukan penarikan.

Namun biasanya nominal uang akan tetap sama seperti awal. Pasalnya, mesin ATM membutuhkan waktu untuk mendeteksi berbagai kesalahan yang telah terjadi.

Nantinya, mesin akan secara otomatis menghitung kembali uang yang keluar dengan transaksi tunai.

Adapun langkahnya yaitu mesin ATM akan mengirimkan data transaksi ke server, seperti nomor transaksi, nomor rekening, jam penarikan, hingga jumlah nominal penarikan.

Melalui data-data tersebut, nantinya pihak bank akan mencoba melakukan verifikasi. Apabila benar terjadi kesalahan di mesin, maka uang yang terpotong akan otomatis dikembalikan dalam waktu kurang lebih satu hingga dua jam.

Solusi lain,  yaitu lapor ke pihak bank. Apabila uang yang telah terpotong tidak kembali, bisa melaporkan masalah tersebut ke pihak bank.

Umumnya, proses pelaporan dapat dilakukan melalui call center 24 jam atau dengan datang ke kantor cabang terdekat. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:03

KEMENHAJ: 245 Kloter Gelombang I Sudah Diberangkatkan ke Tanah Air

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36

PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18


Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi. (Foto: Antara/IC Senjaya)

Bisnis

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Jun 2026 - 19:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca