OIKN Perkenalkan Budaya Lokal kepada Masyarakat

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 20:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petikan Sape alat musik tradisional berasal dari Kalimantan Timur, mengalun memberikan warna tersendiri pada pagelaran seni dan hiburan di KIPP IKN. (Dok Humas OIKN)

Petikan Sape alat musik tradisional berasal dari Kalimantan Timur, mengalun memberikan warna tersendiri pada pagelaran seni dan hiburan di KIPP IKN. (Dok Humas OIKN)

SuarIndonesia — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat yang berkunjung ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, ibu kota negara baru Indonesia itu di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

“Pagelaran seni dan hiburan menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana yang lebih hidup kepada pengunjung di KIPP IKN,” ujar Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik dan Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw ketika ditanya mengenai kunjungan masyarakat umum ke IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin (30/3/2026).

Pagelaran itu sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat yang berkunjung ke KIPP IKN,” tutur Troy Pantouw dilansir dari Antara.

Peraga busana Sanggar Seni Serumpun Lima Kota Balikpapan, tampil mengenakan kostum hudoq, merupakan representasi makhluk mitologis dari suku Dayak Bahau dan Dayak Modang, serta kostum garuda sebagai simbol negara, pagelaran seni dan hiburan menampilkan warna budaya di tengah ruang publik IKN.

Kemudian alunan musik kekinian diwarnai petikan Sape alat musik tradisional yang berasal dari Kalimantan Timur, penampilan kesenian modern dan tradisional khas Kalimantan Timur itu berpadu dalam Simfoni Swara Nusantara.

Seni dan kebudayaan yang dihasilkan di tengah masyarakat menjadi bagian dari aktivasi untuk memperkaya pengalaman kunjungan, jelas dia, pengunjung dapat melihat perkembangan pembangunan kawasan IKN dan berinteraksi langsung dengan ragam ekspresi budaya nusantara yang ditampilkan.

Salah satu cara menyambut masyarakat yang datang dari berbagai kalangan dan daerah ke kawasan IKN dengan memperkenalkan kembali kekayaan kesenian dan kebudayaan dari tanah Nusantara, kata Troy Pantouw, ruang publik di kawasan IKN diisi aktivitas yang menghadirkan interaksi antara pembangunan dan kehidupan masyarakat.

Baca Juga :   BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Sekarang di kawasan IKN lebih ramai dan meriah dengan adanya pagelaran seni dan hiburan, timpal salah satu pengunjung dari Kota Balikpapan, Eko Supriono, sehingga selain dapat melihat perkembangan pembangunan IKN, juga mengenal kesenian tradisional dan budaya nusantara.

Menurut sejumlah pengunjung kehadiran pagelaran seni dan hiburan tersebut memberikan suasana berbeda dibandingkan sebelumnya.

“Sekarang dengan adanya pagelaran itu suasana lebih hidup, bahkan sampai ke kawasan Istana, sudah seperti kota besar,” ucap Eko Supriono yang telah dua kali mengunjungi IKN.

“Adanya pagelaran seni dan hiburan tidak hanya menawarkan pengalaman melihat pembangunan bagi para pengunjung, tetapi juga hiburan yang melengkapi suasana,” ungkap pengunjung lainnya Hambali, warga Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal
15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR
KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN
3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun
KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’
KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca