SuarIndonesia – Tekan angka kecelakaan di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) , Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho resmikan beroperasinya “Safety Driving Center” (ISDC), Rabu (8/4/2026).
SDC ini adalah pusat pelatihan, edukasi dan pengujian keselamatan berkendara yang didirikan oleh Korlantas Polri, dan kini SDC ada milik Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel.
“Peresmian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas,” kata Kakorlantas.
Saat itu pula, Kakorlantas sempatkan diri menyapa para driver ojek online (ojol) dan sejumlah komunitas yang hadir dalam launching.
“Kehadiran SDC juga merupakan langkah konkret untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran berkendara masyarakat,” tambahnya.
Fasilitas ini penting, mengingat angka kecelakaan masih menjadi tantangan.”Lalu lintas itu cerminan budaya. Kuncinya ada pada kompetensi pengemudi. Di sinilah masyarakat bisa belajar, baik teori maupun praktik,” ujar Kakorlantas yang pernah menjabat di Ditlantas Polda, Kasat Lantas dan Kabag Ops Polresta Banjarmasin.
“Saya apresiasi Polda Kalsel dan pemerintah daerah yang dinilai serius menghadirkan pusat pelatihan berkendara tersebut. SDC ini menjadi yang pertama di Kalsel dan berhasil meraih rekor MURI,” jelasnya.
Selain itu, capaian penurunan angka fatalitas kecelakaan hingga 65 persen saat Operasi Ketupat turut menjadi catatan positif.
Sementara, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan didampingi Direktur Lalu Lintas, Kombes Pol Dr M Fahri Siregar menyampaikan, SDC akan menjadi pusat edukasi keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di Kalsel.
“Program ke depan akan terus kami kembangkan dan dikoordinasikan dengan Korlantas. Harapannya angka kecelakaan bisa ditekan, terutama yang berujung korban jiwa,” ujarnya lagi.
Hal senada disampaikan Gubernur Kalsel, H Muhidin, dia menilai keberadaan SDC akan memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka kecelakaan melalui berbagai program keselamatan.
“Ini langkah penting. Mudah-mudahan angka kecelakaan terus turun dan tidak lagi menimbulkan korban fatal,” harapnya.
H Muhidin juga menyoroti peningkatan kualitas aparat lalu lintas yang terus didorong, termasuk melalui program pelatihan dan studi banding ke luar negeri.
Di sisi lain, dukungan sarana prasarana juga diperkuat, termasuk bantuan kendaraan operasional dari Korlantas Polri.
“Dengan beroperasinya SDC, Kalsel diharapkan semakin siap membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan secara menyeluruh,” ucapnya yang juga didampingi Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















