SEPAKAT Pengasuh Ponpes dan Aparat Menjaga Kedamaian Mutlak Dilakukan

- Penulis

Jumat, 26 Maret 2021 - 12:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pengasuh Ponpes (Pondok Pesantren dan aparat keamanan dalam hal ini kepolisian, sepakat menjaga kedamaian mutlak dilakukan.

Itu ketika jajaran Direktorat Intelkam Polda Kalsel bersilaturahmi ke Ponpes Nurul Wathan di Desa Sepakat Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sekaligus mensosialisasikan bahayanya paham radikalisme dan bahaya informasi hoaks yang sering dimunculkan di media sosial baik lewat grup grup whatsapp, facebook,instagram dan lain lain.

“Alhamdulillah kami jadi bagian sosialisasi kali ini yaitu bahaya paham radikalisme dan informasi hoaks,” ujar pengasuh ponpes Nurul Wathan, Syaiful Fatrani didampingi ustad Fahmi.

Selaku pengasuh pondok pesantren lanjutnya, sepakat dalam Islam paham radikalisme, menyebarkan kabar bohong dan menyesatkan, provokasi, mencaci, mengumbar kejelekan orang lain tidak sesuai ajaran agama.

Karena itu pihaknya meapresiasi jajaran Direktorat Intelkam Polda Kalsel mengedukasi masyarakat kita dan merangkul para ulama untuk bersama sama menjaga kesejukan, kerukunan, kedamaian

Baca Juga :   DIHENTIKAN PERKARA Penabrak Motor Dua Orang Meninggal Dunia dan Penikaman, Satu Terluka

“Kita sebagai orang taat beragama dan cinta tanah air harus menghindari paham radikal ini dan jangan sampai jadi menjadi pelaku penyebar hoaks,” tambahnya

Senada Kapolda Kalsel melalui Panit V Subdit Politik Dit Intelkam Polda Kalsel IPDA Rudini, S. AP menghimbau agar bisa saling mengharagai dan menghormati antar sesama.’

Apalagi Provinsi Kalsel akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU), yang artinya peran serta semua pihak untuk menjaga kedamaian mutlak harus dilakukan

“Jadilah rakyat yang cerdas, tolak paham radikal dan jangan jadi penyebar kabar bohong di medsos,” harap pria ramah ini

Lanjut Rudini, pihak kepolisian adalah mitra masyarakat, jadi pihaknya akan terus mengedukasi siapa saja mengenai paham radikal dan menyebarkan informasi hoax. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

2 KG SABU Gagal Diedarkan
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat
1.793 HAJI DEBARKASI Banjarmasin Sudah Pulang
WARGA MERASA RESAH Keberadaan Sekelompok Remaja, Dua Membawa Sajam Diamankan Reskrim Polresta Banjarmasin
DIWISUDA TAHFIZ Ratusan SD Islam Sabilal Muhtadin, Bukti Semangat Mencintai Al-Qur’an
WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:26

2 KG SABU Gagal Diedarkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:58

WARGA MERASA RESAH Keberadaan Sekelompok Remaja, Dua Membawa Sajam Diamankan Reskrim Polresta Banjarmasin

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30

DIWISUDA TAHFIZ Ratusan SD Islam Sabilal Muhtadin, Bukti Semangat Mencintai Al-Qur’an

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Berita Terbaru

Barang bukti narkoba di Tanah Bumbu. (Foto: Istimewa)

Hukum

2 KG SABU Gagal Diedarkan

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:26

WN Malaysia diamankan karena kedapatan membawa narkoba di jalur tikus perbatasan RI-Malaysia. (Foto: detik/Ocsya Ade CP)

Hukum

WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:17

Banteng Kalimantan (Bos javanicus lowi) merupakan subspesies liar berstatus terancam punah yang mendiami area hutan pedalaman TNK. (Foto: Dok Balai TNK)

Kaltim

TAMAN NASIONAL KUTAI Wadah Pelestarian 324 Fauna

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca