DIHENTIKAN PERKARA Penabrak Motor Dua Orang Meninggal Dunia dan Penikaman, Satu Terluka

- Penulis

Selasa, 12 November 2024 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

enghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restorative, disetujui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H.,M.Hum berdasarkan hasil ekspose yang juga dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kalsel, Yudi Triadi SH,M. para Koordinator dan Kasi pada bidang Tindak Pidana Umum Kejati, pada Senin (11/11/2024) (SuarIndonesia/Ist)

enghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restorative, disetujui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H.,M.Hum berdasarkan hasil ekspose yang juga dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kalsel, Yudi Triadi SH,M. para Koordinator dan Kasi pada bidang Tindak Pidana Umum Kejati, pada Senin (11/11/2024) (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia -Dihentikan perkara penabrak sepeda motor hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia dalam peristiwa di Desa Pulau Pinang Km 94 Rantau, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 7 Agustus 2024.

Dan termasuk perkara satunya adalah penikaman  di wilayah hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Utara pada 27 Agustus 2024 dengan tersangka Sugiannor alias Ugi dan korbannya yang terluka, Masrubi.

Penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restorative, disetujui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H.,M.Hum berdasarkan hasil ekspose yang juga dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kalsel, Yudi Triadi SH,M. para Koordinator dan Kasi pada bidang Tindak Pidana Umum Kejati, pada Senin (11/11/2024).

Tersangka Muhammad, yang disangka melanggar Pasal 310 Ayat (4) UU RI No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan korban Khairil Anwar yang berboncengan dengan korban Aqila Misha Shafan.Kronologis, Muhammad dengan saksi Fatimah berangkat dari Barabai menuju ke Banjarmasin dengan mengemudikan mobil toyota Avanza.  Sesampainya di Desa Pulau Pinang Km 94, melihat dari arah berlawanan ada sebuah mobil yang melaju sangat kencang.

Ketika Terdakwa berpapasan dengan mobil yang berlawanan arah tadi tiba-tiba dari belakang mobil tersebut datang sebuah sepeda Motor Honda Scoopy Warna merah dikendarai korban, yang berusaha mendahului mobil di depanya.

Terdakwa tidak=dapat menghindari karena jarak yang terlalu dekat sehingga terjadilah kecelakaan yang
menyebabkan korban meninggal dunia.

Pihak keluarga korban telah mengikhlaskan atas kejadian yang telah menimpa. Tersangka dan korban sepakat berdamai, tulus saling memaafkan dan mengganggap kecelakaan ini sebagai musibah. Selanjutnya perkara di HSU, tersangka Ugi disangka melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHP.

Baca Juga :   PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Kasus posisi berawal korban menghampiri warung milik saksi Jumiati dan saksi Sihat, kemudian melarang saksi Jumiati untuk menutup warungnya.

Dan korban ada ingin mengajak saksi Sihat keluar namun menolak sehingga membuat korban marah, lalu saksi Jumiati merasa takut melihat korban marah-marah menghubungi tersangka untuk segera datang ke warung.

Melihat korban marah-marah sambil mengangkat perut, membuat saksi Sihat sempat mengeluarkan darah dari dalam mulutnya. Kemudian tersangka Sugianor menegur korban Masrubi “abas ikam kada tahu kah penyakit Sihat apa inya tu ada penyakit paru-paru (Abas kamu tidak tahu kah penyakit Sihat, dia ada penyakit paru-paru).

Kemudian dijawab oleh korban Masrubi “nah kada tahu aku (nah tidak tahu aku)” selanjutnya tersangka Sugianor dan korban Masrubi mengantar saksi Sihat ke dalam kamar.

Tidak berselang lama korban Masrubi keluar dan berjalan ke arah jalan raya dan menghadang setiap kendaraan yang lewat kemudian tersangka Sugianor berjalan di belakang mencoba menarik korban sehingga terjadi cekcok adu mulut dan saling tarik menarik.

Kemudian tersangka merasa emosi lalu mengeluarkan sebuah belati dari  langsung menusuk kan kebagian punggung sebelah kiri korban Masrubi sehingga menyebabkan luka. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca