SuarIndonesia – Diwisuda tahfiz ratusan SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin tahun pelajaran 2025-2026, diwarnai suasana haru dan penuh kebanggaan. Kamis (11/6/2026).
Ada sebanyak 164 siswa dari kelas III, IV, V dan VI berhasil mengikuti wisuda setelah menuntaskan target hafalan Al-Qur’an sesuai jenjang yang ditetapkan sekolah.
Jumlah peserta tahun ini bahkan melampaui target awal yang hanya diproyeksikan sebanyak 130 siswa.
Peningkatan tersebut menjadi bukti tingginya semangat para siswa dalam menghafal Al-Qur’an.
Ketua Pelaksana Wisuda Tahfiz, Fahmi Ali Basa, mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah peserta terjadi berkat kegigihan para siswa yang terus mengejar target hafalan hingga menjelang pelaksanaan wisuda.
“Awalnya peserta yang diproyeksikan sekitar 130 siswa. Namun dua bulan terakhir, banyak anak-anak yang sangat antusias mengejar ketertinggalan hafalannya hingga mencapai target minimal satu juz. Alhamdulillah, akhirnya jumlah peserta menjadi 164 siswa,” ujarnya.
Menurut Fahmi, keberhasilan para siswa bukan hanya dilihat dari banyaknya hafalan yang dicapai, tetapi juga dari proses dan perjuangan yang mereka lalui.
Ada yang menghafal satu ayat setiap hari, dua ayat, tiga ayat, bahkan hingga satu halaman dalam sehari.”Yang terpenting bukan hanya hasilnya, tetapi perjuangannya. Kami selalu menanamkan kepada anak-anak bahwa tidak ada libur dalam Al-Qur’an.Walau hanya satu ayat setiap hari, jika istiqamah maka itu akan menjadi kebaikan yang besar,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua, guru, serta seluruh pihak yang terlibat dalam program tahfiz.
Menurutnya, kesabaran, ketekunan, dan semangat para siswa selama proses menghafal menjadi bukti kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an.
“Semoga anak-anak kita menjadi bagian dari Ahlul Qur’an, keluarga Allah di muka bumi, dan semoga seluruh kebaikan ini menjadi amal jariyah bagi orang tua, guru, dan semua yang mendukung program tahfiz ini,” tutur Fahmi lagi
Sementara itu, Kepala SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Nadzima Fitria Hamdie, mengatakan bahwa wisuda tahfiz merupakan sarana untuk memotivasi siswa agar terus mencintai Al-Qur’an, menjaga hafalannya, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah pembentukan karakter religius, disiplin, dan semangat berprestasi di kalangan peserta didik.
“Wisuda tahfiz ini bukan sekadar seremonial penghargaan atas capaian anak-anak kita, tetapi juga bukti dari doa, dukungan, dan kerja keras orang tua serta para pembimbing.
Hafalan Al-Qur’an yang telah diraih semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan melahirkan generasi Qurani yang membanggakan keluarga, sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Nadzima turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan program tahfiz di lingkungan sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini, khususnya pimpinan lembaga, para ustaz dan ustazah, serta orang tua yang senantiasa mendampingi putra-putrinya dalam mencintai Al-Qur’an,” katanya.
Acara ditutup dengan penyerahan piala kepada para wisudawan dan wisudawati serta doa bersama sebagai ungkapan syukur atas capaian yang telah diraih para siswa.(*/YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















