SEEKOR BUAYA Kelaparan Berhasil Dievakuasi di Handil Bakti Batola

- Penulis

Senin, 8 Maret 2021 - 19:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seekor buaya peliharaan milik salah satu warga berhasil dievakuasi oleh petugas Animal Rescue lantaran sudah mulai menunjukkan sifat buas dan liarnya.(Foto/SU)

SuarIndonesia – Petugas Animal Rescue berhasil mengevakuasi seekor reptil buas jenis buaya muara yang kelaparan dari salah satu rumah toko (ruko) milik warga di Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Senin (8/3) sore.

Buaya itu merupakan peliharaan milik salah satu salah satu warga bernama Wawang, yang dikurung di dalam kolam berukuran 2×1 di belakang ruko.

Salah satu Petugas Animal Rescue, Andy Putra menjelaskan bahwa sikap liar yang diperlihatkan buaya muara yang itu dikarenakan pola makan yang tidak sesuai dengan tubuhnya.

“Buaya ini beratnya sekitar 25 kg, tapi makanan yang diberikan hanya ikat sepat saja,” ucapnya saat ditemui awak media usai melakukan proses evakuasi.

Ia mengatakan, keberadaan binatang berdarah dingin itu diketahui saat pihaknya mendapat laporan dari pemilik buaya jika hewan yang dipeliharanya selama kurang lebih dua tahun itu sudah tidak bisa lagi dijinakkan, dan mulai menunjukkan sifat aslinya sebagai binatang buas.

 

 

“Pemiliknya meminta kita untuk mengevakuasinya ke tempat yang lebih aman dan mampu memberi makan dengan layak,” imbuhnya.

Pria dengan sapaan Andy itu menuturkan, alasan dievakusinya buaya tersebut lantaran si pemilik buaya khawatir kalau-kalau buaya terlepas dari kandangnya. Terlebih ketika air sungai yang belakangan kerap meninggi.

Baca Juga :   RIBUAN KOSMETIK dan Obat Impor ilegal Disita Reskrim Polresta Banjarmasin

“Kemudian di sekitar ruko pemilik buaya, juga banyak anak-anak. Semakin menambah kekhawatiran pemilik,” ungkapnya.

Saat proses evakuasi, Hanafi yang juga anggota Animal Rescue itu menceritakan, reptil yang dikenal dengan gigi tajam dan kulit kerasnya itu mengeluarkan sifat liarnya dengan mengamuk dan berusaha melepas jeratan petugas yang ingin mengangkat buaya tersebut dari kolamnya.

Alhasil, petugas memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk bisa menjinakkan serta mengevakuasi buaya berukuran 1,2 meter itu

“Kami cukup kewalahan saat mengevakuasi,” ujarnya.

Alasannya, selain kandangnya yang tergolong sempit, sekali lagi karena naluri hewan buasnya yang kembali muncul. Tim pun terpaksa membekap moncong buaya, menutup mata buaya, hingga menindih tubuh buaya.

“Dengar-dengar kabar, lantaran tak lagi dikasih daging. Alias hanya dikasih ikan-ikan kecil sebagai makanannya. Makanya jadi buas,” timpalnya.

Beruntung, evakuasi berlangsung sukses tanpa mengalami kendala yang berarti. Kalaupun ada hambatan, karena kandang yang semula dibawa tim untuk mengevakuasi, terlampau kecil dibandingkan tubuh buaya yang dievakuasi.

“Alhamdulillah, masih bisa diangkut di mobil bak terbuka,” ungkapnya seraya mengatakan bahwa buaya yang dievakuasi bakal diantar kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel, untuk penanganan lebih lanjut. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WARGA MERASA RESAH Keberadaan Sekelompok Remaja, Dua Membawa Sajam Diamankan Reskrim Polresta Banjarmasin
DIWISUDA TAHFIZ Ratusan SD Islam Sabilal Muhtadin, Bukti Semangat Mencintai Al-Qur’an
WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:04

KALTENG Jalankan Program Multibahasa

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi (tengah) memberikan keterangan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Kamis (11/6/2026). (Foto: Antara/Laily Rahmawaty)

Hukum

KORUPSI MBG: Kejagung Tetapkan Tersangka Keempat

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:40


Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjawab pertanyaan pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

MENDAGRI TITO: Ide Kepala Daerah dapat Bonus dari PAD

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:32

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca