SALWAN MOMIKA Bakar Al-Qur’an di Depan Masjid

- Penulis

Jumat, 30 Juni 2023 - 22:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Salwan Momika (37), pria Irak yang membakar Al-Qur'an di Swedia. (TT News Agency/Stefan Jerrevang/REUTERS)

Aksi Salwan Momika (37), pria Irak yang membakar Al-Qur'an di Swedia. (TT News Agency/Stefan Jerrevang/REUTERS)

SuarIndonesia — Salwan Momika, pengungsi Irak yang melakukan aksi pembakaran Al-Qur’an di luar sebuah masjid di Stockholm, Swedia, mengungkapkan motifnya melakukan tindakan provokatif yang memicu kemarahan umat Muslim sedunia itu. Pria berusia 37 tahun itu bahkan telah didakwa melakukan ‘penghasutan terhadap kelompok etnis’.

Seperti dilansir Arab News, Jumat (30/6/2023), Salwan Momika (37) yang melarikan diri dari Irak ke Swedia beberapa tahun lalu menuturkan dirinya ingin menyoroti pentingnya kebebasan berbicara.

“Ini adalah demokrasi. Ini dalam bahaya jika mereka memberitahu kita bahwa kita tidak bisa melakukan ini,” ucapnya.

Perdana Menteri (PM) Swedia Ulf Kristersson menyebut aksi Momika itu ‘legal tapi tidak pantas’. Kristersson menyebut tergantung pada polisi untuk memberikan izin atau tidak terhadap aksi protes semacam itu.

Momika diketahui mendapatkan izin untuk melakukan aksi protes tersebut oleh Kepolisian Swedia, di mana dia menginjak kitab suci Islam dan membakar beberapa halaman kitab suci Al-Qur’an di depan sebuah masjid terbesar di Stockholm pada Rabu (28/6) waktu setempat.

Aksi pembakaran Al-Qur’an yang dilakukan Momika itu bertepatan dengan perayaan Idul Adha dan ibadah haji di Mekah, Arab Saudi. Aksi itu memicu kemarahan di seluruh kawasan Timur Tengah dan di beberapa negara mayoritas Muslim, termasuk Indonesia.

Saat berbicara kepada surat kabar lokal Expressen, Momika menyadari bahwa aksi itu akan memicu reaksi keras. Dia bahkan menuturkan jika dirinya menerima ‘ribuan ancaman pembunuhan’.

Namun demikian, Momika tidak menyesal dan bahkan menyatakan dirinya berencana melakukan aksi serupa dalam beberapa pekan ke depan.

Baca Juga :   RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi

“Dalam waktu 10 hari, saya akan membakar bendera Irak dan Al-Qur’an di depan Kedutaan Besar Irak di Stockholm,” ucapnya, seperti dilansir AFP, dan dikutip detiknews, Jumat (30/6/2023).

Kepolisian Swedia diketahui awalnya menyatakan telah memberikan izin kepada Momika sesuai dengan perlindungan kebebasan berbicara yang berlaku di negara tersebut. Namun belakangan menjeratkan dakwaan terhadap Momika karena dia memilih untuk membakar Al-Qur’an di lokasi yang begitu dekat dengan masjid.

Momika juga diselidiki Kepolisian Swedia atas dugaan melanggar larangan sementara untuk menyalakan api karena gelombang panas.

Irak Minta Swedia Ekstradisi

Aksi pembakaran Al-Qur’an di Swedia menuai banyak kecaman dari berbagai pihak. Pembakaran tersebut dilakukan oleh pria bernama Salwan Momika (37) asal Irak. (Foto: REUTERS)

Pemerintah Irak menyerukan agar pemerintah Swedia mengekstradisi seorang pengungsi Irak yang melakukan aksi pembakaran Al-Qur’an di luar sebuah masjid di Stockholm. Pengungsi Irak itu diketahui melarikan diri ke Swedia dari negaranya beberapa tahun lalu.

“Pria yang menodai Al-Qur’an adalah warga negara Irak. Itulah sebabnya kami menuntut pemerintah Swedia untuk mengekstradisi dia ke Irak, untuk diadili sesuai dengan hukum Irak,” tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Irak Ahmed al-Sahhaf.

Demikian seperti dilaporkan kantor berita Irak, INA dan dilansir TASS News Agency, Jumat (30/6/2023).  (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca