SuarIndonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel& melakukan rotasi dan pelantikan besar-besaran terhadap pejabat struktural di lingkungan Pemprov Kalsel.
Sebanyak 167 pejabat resmi menempati posisi baru dalam pelantikan yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (8/5/2026).
Pelantikan tersebut mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator hingga pengawas. Untuk jabatan pimpinan tinggi pratama atau Eselon II, terdapat dua pejabat yang dilantik.
Kemudian sebanyak 39 pejabat administrator atau Eselon III. Pemprov Kalsel juga melantik 126 pejabat pengawas atau Eselon IV yang terdiri dari pejabat promosi maupun mutasi jabatan.
Gubernur Kalsel, H Muhidin, menegaskan seluruh pejabat yang baru dilantik akan menjalani evaluasi kinerja secara berkala setiap enam bulan.
Kebijakan tersebut diterapkan meski secara umum mutasi jabatan biasanya dilakukan setelah dua tahun masa tugas.
Menurut Muhidin, evaluasi berkala penting dilakukan untuk memastikan target kerja perangkat daerah berjalan optimal.
“Sekda dan kepala dinas saya minta memberikan penilaian objektif. Jika dalam enam bulan hasil kerja tidak maksimal atau tugas tidak diselesaikan dengan baik, maka bisa dilakukan evaluasi maupun penempatan ulang,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya loyalitas dan integritas aparatur sipil negara terhadap pimpinan daerah, mulai dari gubernur, wakil gubernur hingga sekretaris daerah.
Muhidin menilai dukungan keluarga, termasuk pasangan pejabat, turut berperan dalam mendukung kelancaran tugas pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan daerah.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















