KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Virus Hantavirus. (Science Photo Library/Ruslanas Baranauskas)

Virus Hantavirus. (Science Photo Library/Ruslanas Baranauskas)

SuarIndonesia — Sedikitnya 23 kasus Hantavirus terjadi di Indonesia dalam 3 tahun terakhir. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan 3 di antaranya berujung kematian atau sebesar 13%.

Dikutip detikKalimantan dari detikHealth, kasus Hantavirus ini terjadi setidaknya di 9 provinsi, salah satunya Kalimantan Barat. Seluruh kasus Hantavirus terkonfirmasi jenis seoul virus, berbeda dengan andes virus yang terkonfirmasi di kapal pesiar mewah MV Hondius.

“23 positif tapi 20 sembuh, tiga meninggal,” demikian konfirmasi Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Aji Muhawarman, Kamis (7/5/2026).

Penularan Hantavirus rata-rata berasal dari tikus dan celurut yang terinfeksi melalui gigitan, ekskresi dan sekresi, saliva, urine, feses, atau melalui inhalasi aerosol atau menghirup debu.

Untuk rinciannya jumlah kasus, tahun 2025 paling banyak dengan 17 kasus. Pada 2024, dilaporkan hanya ada satu kasus. Sementara pada 2026, sudah ada 5 kasus.

Adapun sebaran wilayahnya yakni di: DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Barat, Banten, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.

Baca Juga :   PENGUSAHA Singkawang Ditembak, Adik Diduga Jadi Inisiator

Kemenkes sendiri menyampaikan bahwa kasus andes tergolong rendah di Indonesia. Tingkat kematian dalam kasus Hantavirus juga disebutnya tidak karena faktor tunggal, melainkan ada ko-infeksi yang terjadi akibat kanker hati maupun kegagalan multiorgan.

“Penilaian risiko Indonesia pada importasi kasus pada penularan Hantavirus andes, yang antar manusia, tergolong rendah, jarang terjadi, terbatas umumnya di Amerika Selatan,” lanjut Aji. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca