EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

empat ABK Tugboat (TB). Samudra Jaya 1, terjebak di dalam ruang terbatas (confined space) pada kapal di wilayah Sungai Tunjang, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (6/5/2026) sore. (SuarIndonesia/Ist)

empat ABK Tugboat (TB). Samudra Jaya 1, terjebak di dalam ruang terbatas (confined space) pada kapal di wilayah Sungai Tunjang, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (6/5/2026) sore. (SuarIndonesia/Ist)

Suarindonesia – Kecelakaan kerja melibatkan empat Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) Samudra Jaya 1, terjebak di dalam ruang terbatas (confined space) pada kapal di wilayah Sungai Tunjang, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (6/5/2026) sore.

Informasi awal diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 17.20 WITA, dari Bripka Priyo, personel Ditpolair Polda Kalsel.

Berdasarkan laporan, insiden terjadi sekitar pukul 14.00 WITA di kapal tongkang BG. Samudra Jaya 2 yang berada di kawasan Sungai Tunjang.

Kejadian bermula saat empat kru kapal TB. Samudra Jaya 1 melakukan pemeriksaan keberadaan air di dalam manhole kapal.

Setelah penutup manhole dibuka, kapten kapal turun lebih dahulu ke dalam ruang tersebut, namun diduga mengalami insiden hingga terjatuh.

Tiga kru lainnya kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan turun ke dalam manhole, namun turut mengalami kejadian serupa.

Seorang korban sempat berhasil dievakuasi lebih awal dalam kondisi meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya masih berada di bawah tangga manhole saat laporan diterima.Keempat data identitas korban belum diketahui. Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 17.40 WITA Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel menuju lokasi kejadian menggunakan dua unit rescue car.

Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 19.15 WITA untuk melaksanakan proses evakuasi.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin, Ditpolair Polda Kalimantan Selatan, Polair Polres Barito Kuala, Polsek Cerbon, TNI AL Banjarmasin, Karantina, serta KSOP Sungai Putting.

Baca Juga :   APRESIASI Kinerja Polda, Siap Dukung Program Kamtibmas

Peralatan yang digunakan dalam operasi ini meliputi rescue car, rubber boat, peralatan mountaineering, Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), gas detector, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Penggunaan peralatan khusus dilakukan mengingat lokasi korban berada di ruang terbatas dengan potensi kandungan gas berbahaya dan minim oksigen.

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan prosedur keselamatan ketat guna menghindari adanya korban tambahan.

“Tim rescue telah bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan khusus confined space rescue.

Dugaan awal insiden berkaitan dengan kondisi ruang tertutup yang berpotensi mengandung gas berbahaya atau kadar oksigen rendah. ,

Ia juga mengimbau seluruh operator kapal dan awak kapal agar selalu menerapkan standar keselamatan kerja saat melakukan pemeriksaan pada ruang terbatas.“Kami mengingatkan agar setiap aktivitas pemeriksaan ruang tertutup wajib didahului pengecekan kadar gas dan oksigen menggunakan alat deteksi, serta penggunaan APD yang sesuai untuk mencegah kejadian serupa,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses operasi SAR masih berlangsung di lokasi kejadian dengan kondisi cuaca cerah dan pemantauan terus dilakukan oleh tim gabungan. (*/DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DISETUJUI Komisi III DPR RI Tambahan Anggaran Kejagung 22,1 Triliun Disertai Sejumlah Catatan
KETUA – PENGURUS PMI Banjarmasin Dilantik di Tengah Polemik dan Proses Hukum Gugatan
AKSI Ratusan Karyawan PT BBP Tabalong Tuntut Uang Senilai 47 Miliar Lebih
DUA RAPERDA Strategis Sepakati DPRD Kalsel
BANTUAN 100 Mobil Damkar dan 15 Ekskavator Lawan Karhutla Kalselteng
SELAMA KARHUTLA, Dinkes Kalsel Minta Seluruh Faskes Deteksi Dini Ispa
KASUS KPP Banjarmasin, KPK: Geledah 8 Lokasi Selama 3 Hari
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:58

KETUA – PENGURUS PMI Banjarmasin Dilantik di Tengah Polemik dan Proses Hukum Gugatan

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:10

AKSI Ratusan Karyawan PT BBP Tabalong Tuntut Uang Senilai 47 Miliar Lebih

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:36

DUA RAPERDA Strategis Sepakati DPRD Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:33

SELAMA KARHUTLA, Dinkes Kalsel Minta Seluruh Faskes Deteksi Dini Ispa

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:18

PENANGANAN Karhutla Tumbang Nusa Terus Dilakukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:10

KASUS KPP Banjarmasin, KPK: Geledah 8 Lokasi Selama 3 Hari

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:10

AKSES Mantuil-Banjar Terputus, Polisi Siapkan Perahu Gratis untuk Warga

Berita Terbaru

Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan resmi sepakati/menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis dalam Rapat Paripurna di Banjarmasin, Senin (31/8/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Kalsel

DUA RAPERDA Strategis Sepakati DPRD Kalsel

Senin, 31 Agu 2026 - 21:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca