Ritual tak Sembuhkan, Salasiah Dimakamkan

- Penulis

Rabu, 12 Desember 2018 - 00:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pihak keluarga akhirnya merelakan dan memakamkan jasad Salasiah (35), meski sebelumnya sempat belum bisa menerima atas vonis meninggal dari rumah sakit.

Jenazah Salasiah, korban digigit ular kobra ini sempat disemayamkan di teras rumah untuk mendapatkan ritual dan juga kun jung sembuh, akhirnya dimakamkan Selasa (11/12) malam, sekitar pukul 22.00 WITA.

Sebelum dimakamkan, siang harinya beberapa orang pintar datang silih berganti untuk mengobati korban yang dibaringkan di depan rumahnya, di Jalan A Yani Km 9, Kompleks Arrahmah RT 02, Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Namun tidak satupun yang berhasil menyembuhkan dan pasca digigit ular berbisa itu, pada bagian pipi korban membiru.

 

Korban dimakamkan tak jauh dari rumahnya di kawasan Komplek Ar Rahmah Jalan A Yani Kilometer 9 Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Sementara itu Tantawi Jauhari, suami korban mengatakan keputusan memakamkan korban pada malam ini atas kesepakatan keluarga.

“Keluarga telah rapat dan mengikhlaskan almarhum untuk dimakamkan malam ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :   BURONAN PERAMPOK Bersajam Kapak di Sebuah Ruko Banjarmasin Diringkus

Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan kasian karena jasad korban telah berada di luar rumah selama dua hari dan jadi tontonan.

Nampak puluhan pelayat mengantar jenazah korban ke peristirahatannya yang terakhir.

Salasiah sendiri diduga digigit ular kobra, Senin (10/11) saat mencari ikan tak jauh dari rumahnya.

Kasi Penyuluhan Kemenag Kalsel, Ustadz H Agif Fauzi yang ketika itu turut datang dan mendoakan.

“Saya cuma mendoakan, tidak ada ritual khusus,’’ ungkapnya.

Namun keanehan terjadi, seusai dibacakan doa dan diusap air pada bagian kepala, mendadak keluar darah dari hidung serta mulut korban.

Ketika dimintai komentar harapan hidup Salasiah, dia mengatakan belum bisa berkomentar lebih jauh.

Sebab ini sudah hari kedua dan sebenarnya pada saat hari pertama digigit ular harus secepatnya diobati. (ZI)

 

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama
BERANTAS NARKOBA, Supian HK Dukung Penuh Komitmen Polda Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca