SuarIndonesia — Memasuki musim kemarau, Gubernur Kalsel Muhidin meminta masyarakat waspada akan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Ia mengingatkan masyarakat tak membakar sampah, dan membuka lahan baru dengan cara dibakar.
“Ke depan, kita akan menghadapi kemarau panjang. Jadi harus berhati-hati, ingat jangan membuka lahan dengan menggunakan api,” tegas Muhidin, Senin (13/4/2026).
Muhidin juga mengingatkan para perokok agar tak membuang puntung rokok sembarangan. Terlebih, ke daerah kering yang dapat memicu bara api.
Dirinya turut meminta para kepala daerah bersiap menghadapi Karhutla di cuaca panas ini. Muhidin berpesan agar para kepala daerah bisa mempersiapkan respons siaga terhadap titik rawan kebakaran.
“Bisa bersiap mungkin kalau ada semprotan atau alat pemadam api ringan yang bisa digunakan, jadi kalau ada titik api langsung dipadamkan jangan sampai meluas,” tutur Muhidin dilansir dari detikKalimantan.
Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menambahkan dalam menghadapi cuaca ekstrem, harus ada kesadaran dari masyarakat untuk menyikapinya. “Jangan membakar sampah, apalagi sampai bermain api di musim kemarau sekarang. Kita bersama menjaga agar tidak terjadi Karhutla,” sebutnya.
Selain itu, dirinya berharap Pemprov Kalsel bisa bersiap terkait alat-alat, serta lokasi penampungan air untuk nantinya bisa digunakan saat terjadi Karhutla. Supian meminta masyarakat turut berperan serta dalam menjaga lingkungan di musim kemarau, guna mencegah kasus kebakaran yang berakibat fatal pada ruang publik.
“Ya bersama-sama kita jaga lingkungan,” pungkasnya. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















