RAPERDA Penyertaan Modal Provinsi Rp261 Miliar di Bank Kalsel Aman

- Penulis

Selasa, 24 Mei 2022 - 20:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan H Supian HK menegaskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Bank Kalsel, masih tidak ada perubahan atau aman.

Meskipun terjadi penundaan, namun pengesahan payung hukum itu tidak mengubah kesepakatan untuk menambah modal sekitar Rp261 miliar, kepada bank milik pemerintah daerah tersebut.

Sebelumnya, telah diagendakan pengesahan raperda pada Senin (23/05/2022), dalam rapat paripurna DPRD Kalsel. Namun kemudian disepakati untuk dilakukan penundaan.

Menurut informasi yang dihimpun penundaan pengambilan keputusan itu dipicu belum terbitnya hasil fasilitasi atas raperda itu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), karena sebelum disahkannya payung hukum harus ada fasilitasi tersebut.

“Memang ditunda pengambilan keputusan terhadap Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemprov Kalsel ke Bank Kalsel,” ujar Supian HK didampingi Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar dan Ketua Komisi III DPRD Kalsel H Hasanuddin Murad, usai rapat paripurna di gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (23/5/2022).

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar menambahkan, meski ada penundaan pengambilan keputusan terhadap Raperda, tetapi pada prinsipnya sudah setuju penambahan penyertaan modal itu.

Baca Juga :   SAMBANG NUSA PRESISI, Polda Kalsel Tebar Bibit Ikan dan Bantu 100 Anak Stunting

“Pada prinsipnya sudah setuju, tinggal rapat paripurnanya saja,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemenuhan modal inti minimum (MIM) Bank Kalsel ini terakhir di tahun 2024 mendatang. “Jadi mekanisme ini memang tertunda sedikit,” katanya.

Meski tertunda, pengambilan keputusan tersebut tidak menjadi persoalan. Yang penting nantinya lebih lengkap, lebih baik, dan lebih komplit saat pengambilan keputusan terhadap raperda tersebut. “Kita minimalnya di angka Rp261 miliar, tetapi total lebih dari itu,” tambahnya.

Roy menjelaskan, penambahan modal ke Bank Kalsel yakni penyertaan modal dari pemerintah provinsi kemudian deviden yang dikembalikan, sehingga totalnya lebih dari Rp261 miliar.

“Pada akhir tahun 2024, modal inti minimum itu totalnya Rp3 triliun, agar nantinya status Bank Kalsel tidak turun menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR),” katanya.(ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DPRD KALSEL Dorong Penguatan Ekonomi Daerah Lewat Ketersediaan Benih Berkualitas
KUR HIMBARA Tanpa Agunan Tambahan untuk Petani Jagung Disosialisasikan Biro SDM Polda Kalsel
MENKEU: Pemerintah Berencana Beri Insentif Dukung Industri Padat Karya
GO NASIONAL Sasirangan Todak Persit Kartika Chandra Kirana PD XXII/Tambun Bungai
KUCURKAN BATUAN 6,5 Miliar Bantu Anak tidak Sekolah, Data di Kalsel Capai Puluhan Ribu
SKK MIGAS Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak 1 Juta Barel
MULAI Hari ini, Harga Solar dan Pertamax Turbo Naik!
TARIF LISTRIK Tiba-tiba ‘Menyengat” jadi Ramai Perbincangan-Dikeluhkan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45

BGN Ajak Para Pihak Samakan Langkah Laksanakan Program MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:26

KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca