TARIF LISTRIK Tiba-tiba ‘Menyengat” jadi Ramai Perbincangan-Dikeluhkan

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tarif Tenaga listrik (TDL)  prabayar/pascabayar  yang tiba-tiba “menyengat” atau melonjak drastis, padahal merasa penggunaan normal.

Dan ini banyak warga Banjarmasin hingga Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, yang  ramai perbicangkan di sosial media (sosmed), yang dirasa tidak wajar dan tanpa pemberitahuan.

Padahal diketahui berdasarkan informasi terbaru yang telah diumumkan pemerintah per April-Juni 2026 baik pelanggan subsidi maupun nonsubsidi, untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat, TDL tidak ada kenaikan.

Warganet ramai membicarakan kenaikan tagihan yang dinilai drastis, dengan contoh kenaikan hingga Rp 450.000 (dari Rp 800.000 ke Rp 1.250.000) pada tagihan dua meteran.

Meskipun seringkali kenaikan disebabkan oleh penggunaan listrik yang berlebihan, keluhan warga kali ini menyoroti kenaikan yang tidak lazim, sering terjadi setelah program diskon berakhir atau adanya penyesuaian tarif.

“Pantas bayar listrik jadi Rp 1 juta lebih. Bisa PLN menaikkan tarif kadada (tidak ada) pemberitahuan Padahal dilihat sama saja pemakaian kaya (seperti) bulan semalam (yang lalu), harusnya Rp 800 an aja,” ucap Nadya, warga Kuripan Banjarmasin, Minggu (3/5/2026

Lagi lagi komentar warga Gambut Kabupaten Banjar, “bujur (betul)  kita jua (juga) mengalai dan jadi heran,” ucap Gusti Desy, warga Jalan Irigasi Komplek BSD Rt 15.

Disebut, di rumah biasanya lima hari habis isi Rp 50 ribu.”Pas habis  setelah lebaran, isi lagi 50 ribu, eh empat hari  sudah habis,” komentarnya.

Banyak lagi komen soal tarif tiba-tiba “menyengat”. Biasanya kalau soal ini akan dijawab adalah masalah umum yang sering memicu kepanikan.

Berdasarkan data dari berbagai sumber, kenaikan ini jarang terjadi karena tarif naik, melainkan lebih sering disebabkan oleh faktor pemakaian, teknis atau kebocoran

Baca Juga :   KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sebelum taginan dihadapi bulan ini, warga Banjarmasin juga heboh terkait kenaikan tagihan listrik yang dirasa tidak wajar dan tanpa pemberitahuan, bahkan beberapa pengguna melaporkan lonjakan drastis pada Mei 2026.

Keluhan mencakup tagihan yang naik signifikan meskipun pemakaian dirasa stabil, memicu keresahan dan laporan ke Ombudsman terkait layanan

Aduan kelistrikan di Kalsel, termasuk di area perkotaan, sempat melonjak tinggi terkait ketidakstabilan dan tagihan, berdasarkan catatan akhir tahun, warga mengharapkan transparansi dari pihak terkait mengenai lonjakan tagihan.

Sementara dari catatan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sepanjang 2025 ada sebutkan persoalan layanan kelistrikan di wilayah terpencil, mulai dari sambungan listrik desa hingga tegangan yang tidak stabil di puskesmas dan sekolah, menjadi salah satu sorotan utam sepanjang 2025.

Bahkan, jumlah keluhan di sektor energi dan kelistrikan selama Januari sampai November tahun lalu mencapai 36 laporan, jauh melonjak dibanding 2024 yang hanya 8 aduan.

“Mayoritas aduan memang berasal dari wilayah terpencil. Kalau di perkotaan, relatif lebih sedikit dan umumnya terkait tagihan listrik atau penertiban P2TL,” ucap Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel, Hadi Rahman pada saat menyampaikan Catatan Akhir Tahun. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Senin, 7 September 2026 - 00:06

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Minggu, 6 September 2026 - 20:13

KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Foto ilustrasi modifikasi cuaca. (si/ut/gemini.ai)

Kalteng

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 Sep 2026 - 22:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca