SuarIndonesia — Polisi mulai menyelidiki kebakaran Pasar Kasongan di Kecamatan Katingan Hilir, Kalimantan Tengah (Kalteng). Demi kepentingan penyelidikan, tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dari Kota Banjarmasin akan didatangkan.
Kasatreskrim Polres Katingan Iptu Gusti Adabi menjelaskan pihaknya kini sedang melakukan penanganan pada peristiwa tersebut. Ia menjelaskan Pasar Kasongan saat ini telah dipasang garis polisi.
“Untuk saat ini kami masih melakukan proses penanganan dengan memasang police line di TKP tersebut,” ujar Gusti Adabi dikutip SuarIndonesia dari detikKalimantan, Senin (26/1/2026).
Tim Puslabfor dikabarkan akan datang pada Selasa besok (27/1/2026). Gusti menerangkan beberapa barang bukti yang akan diinvestigasi antara lain abu sisa kebakaran, kabel-kabel yang masih tersisa, serta pusat meteran listrik.
“Besok rencananya dari Puslabfor Banjarmasin datang untuk mencari bukti-bukti forensik. Kami masih mencari titik awal munculnya api. Beberapa menjadi barang bukti seperti kabel-kabel yang tersisa di sana, serta pusat meterannya,” jelasnya.
Hingga hasil investigasi dirilis Puslabfor, Gusti enggan berkomentar lebih jauh tentang dugaan penyebab kebakaran.
“Untuk dugaan penyebabnya kami belum bisa menyebut secara pasti. Kita tunggu saja nanti hasilnya,” pungkas Gusti.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda kawasan Pasar Kasongan pada Minggu (25/1/2026) sekitar 21.00 WIB. Proses pemadaman berlangsung hingga Senin (26/1/2026) dini hari.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Katingan, Markus menjelaskan sebanyak 15 bangunan rumah dan ruko hangus terbakar. Dua gedung sekolah MIN dan MTs Al Badar juga ikut terdampak.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, puluhan warga terdampak secara material. Ratusan siswa juga harus pindah ruang kelas untuk kegiatan sekolah. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















