PEMPROV Wujudkan Pengelolaan RTRW Berkelanjutan

- Penulis

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Kalbar, Harisson. [ANTARA/Rendra Oxtora]

Pj Gubernur Kalbar, Harisson. [ANTARA/Rendra Oxtora]

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menyusun rencana tata ruang wilayah (RTRW) sebagai fondasi yang memiliki nilai strategis untuk menjamin terwujud tata ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan di daerah itu.

Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Harisson di Pontianak, Rabu (12/6/2024), mengatakan luas wilayah Kalbar 14.703.703.7 hektare (ha) atau sama dengan kurang lebih 1,1 kali luas Pulau Jawa, ditambah dengan luas pengelolaan hutan dan laut 3,5 juta ha, memiliki 12 kabupaten dan dua kota, 174 kecamatan, 99 kelurahan, serta 2.046 desa.

Selain itu, provinsi setempat memiliki 253 pulau dengan jumlah penduduk 5.482.046 jiwa.

Visi Kalimantan Barat Tahun 2025-2045, “Kalimantan Barat maju, sejahtera, dan berkelanjutan”, dengan lima misinya yaitu intensitas emisi gas rumah kaca menurun, peningkatan pendapatan per kapita, pengentasan kemiskinan dan ketimpangan, kepemimpinan daerah untuk meningkatkan daya saing daerah, dan daya saing sumber daya yang meningkat.

Ia mengatakan Kalbar memiliki keuntungan geografis, antara lain berbatasan langsung dengan Malaysia dan Brunei Darussalam, serta satu pulau dengan ibu kota negara IKN.

Baca Juga :   KJRI KUCHING Tangani 4.000 WNI Nonprosedural

“Kami memiliki sawit dan karet serta potensi pertambangan. Ke depan, untuk mewujudkan pusat industri hijau bernilai ramah, kami harapkan nanti akan tumbuh hilirisasi sumber daya alam, baik dari tambang maupun perkebunan dan pertanian. Dan ini tentunya membutuhkan infrastruktur di Kalimantan Barat,” katanya dikutip dari AntaraNews.

Hilirisasi peningkatan sumber daya manusia, kata dia, juga akan terjadi peningkatan tenaga kerja di Kalbar.

“Untuk di Pontianak nanti akan menjadi kota metropolitan Pontianak,” katanya.

Selain itu, nantinya peta rencana pola wilayah Kalbar akan ada kawasan budi daya, kawasan lindung, dan pengelolaan laut 12 mil.

“Peta strategis provinsi nantinya untuk PLTN kami tempatkan di Kabupaten Bengkayang,” ujar Harisson. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK
SEPANJANG 2026 Karhutla Kalbar Terluas di Indonesia
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
HY, 15 Tahun Tilap Uang Pelanggan Rp 5 M
BEJAT! Paman Cabuli Dua Keponakannya Lima Kali
BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca