PEMBELAJARAN Tatap Muka di Tengah Pandemi Sangat Beresiko, Sebut Pakar COVID-19

- Penulis

Selasa, 15 Juni 2021 - 23:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembelajaran Tatap Muka (PTM)

Pembelajaran Tatap Muka (PTM)

SuarIndonesia – Rencana penerapan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dijalankan saat memasuki Tahun Ajaran 2021/2022 mendapat respon dari anggota Tim Pakar Covid-19 dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Hidayatullah Muttaqin.

Ia menyebut, PTM yang digagas pada saat pandemi Covid-19 belum terkendali sebenarnya sangat berisiko terjadinya penularan terhadap anak usia sekolah dan keluarganya.

“Apalagi progres vaksinasi di Indonesia masih lambat, baik untuk lansia, guru dan dosen. Karena saat ini baru 9 dari setiap 100 penduduk Indonesia yang sudah mendapatkan dosis pertama vaksin,” bebernya.

Dibeberkannya, faktor lain yang menambah kerentanan bagi guru, pelajar dan orang tua adalah adanya ledakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini di beberapa daerah.

“Khawatirnya pembukaan PTM mempercepat dentuman ledakan tersebut ke berbagai daerah lainnya, sebab saat ini tidak ada kontrol mobilitas penduduk,” ungkapnya.

Selain itu, masalah lainnya yang harus diperhatikan juga mengenai terdapatnya kasus penularan akibat virus yang bermutasi lebih ganas dari sisi penularan.

Baca Juga :   MEMENUHI Tenaga Profesional Berbagai Bidang, Dibuka Rekrutmen Bakomsus Polri TA.2025

“Sebaiknya fokus dulu untuk peningkatan vaksinasi hingga 50 persen penduduk, edukasi dan pengkondisian orang tua dan pelajar mengenai prokes di sekolah dan di luar sekolah,” imbaunya.

Terkait kebijakan Pemerintah Pusat yang tetap akan melaksanakan PTM, ia menekankan agar di samping memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat di sekolah dan terus dilakukan kontrol dan monitoringnya, pemerintah juga harus kita perhatikan bagaimana mobilitas dan keadaan di luar sekolah baik sebelum maupun setelah selesai belajar.

Ia berharap bahwa ada baiknya pemerintah pusat dan daerah menimbang kembali rencana pembukaan PTM di tahun ajaran baru ini.

“Karena meskipun di sekolah dilaksanakan prokes yang ketat, tetapi di luar itu, pihak sekolah tidak bisa mengontrol dan menjamin para pelajar menerapkan prokes. Sehingga situasi tersebut sangat riskan terhadap penularan Covid-19,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
DI ERA DIGITAL, Alpiya Rakhman Tekankan Perlindungan Anak
PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISDIKBUD KALSEL Masih Ada Tntangan dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Lulusan SMK
PEMERINTAN WACANAKAN Siswa Belajar di Rumah Mulai April 2026, Ini Alasannya
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 23:01

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 April 2026 - 22:33

EKS KANIT Narkoba Polresta Ambon Jadi Bandar Sabu dari Kalimantan, Raup Rp 20 Juta Per Hari

Jumat, 24 April 2026 - 00:02

CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Kamis, 23 April 2026 - 21:38

RATUSAN PAKET SABU Disita Satresnarkoba Polresta Banjarmasin dari Warga Teluk Dalam

Kamis, 23 April 2026 - 19:50

DIUGKAP Kasus Narkotika, Sita Puluhan Gram Sabu

Kamis, 23 April 2026 - 19:34

DUGAAN KORUPSI Sewa Komputer Server, Aplikas dan Jaringan di Disdik Banjarmasin untuk Jenjang SD

Kamis, 23 April 2026 - 18:24

DITAHAN TERSANGKA Kasus Proyek di Disdik Kota Banjarmasin, Kerugian Negara 5 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Berita Terbaru

(newswire.lk)

Internasional

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka

Minggu, 26 Apr 2026 - 23:11

Korban dan angkotnya dibakar pelaku yang tak terima ditegur karena serobot antrean ngetem di Tanah Abang (Foto: Istimewa)

Hukum

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 Apr 2026 - 23:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca