NETANYAHU Gusar Umat Yahudi Ludahi Peziarah Kristen

- Penulis

Rabu, 4 Oktober 2023 - 21:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PM Israel Benjamin Netanyahu bersumpah tak menoleransi pelaku penyerangan berbau sentimen agama usai beredar video Yahudi meludah ke arah peziarah Kristen di Yerusalem. (Anadolu Agency)

PM Israel Benjamin Netanyahu bersumpah tak menoleransi pelaku penyerangan berbau sentimen agama usai beredar video Yahudi meludah ke arah peziarah Kristen di Yerusalem. (Anadolu Agency)

SuarIndonesia — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah “tidak ada toleransi” bagi pelaku penyerangan terhadap orang-orang beriman.

Kecaman itu disampaikan Netanyahu menanggapi sebuah video viral menunjukkan orang-orang Yahudi meludahi peziarah Kristen di Kota Tua, Yerusalem, baru-baru ini.

“Saya mengecam keras segala upaya untuk menyakiti jemaat, dan kami akan mengambil langkah-langkah mendesak terhadap tindakan tersebut,” kata Netanyahu Selasa (3/10/2023).

“Perilaku ofensif terhadap jemaat adalah sebuah penistaan dan tidak dapat diterima. Kami tidak akan menoleransi apa pun yang merugikan jemaat,” ujar PM yang pemerintahannya merupakan ultra-Ortodoks sayap kanan.

Meski begitu, pernyataan Netanyahu itu tidak menyebut secara spesifik serangan tertentu.

Namun, pernyataannya ini muncul sehari setelah sebuah video di media sosial menunjukkan orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks meludah ke tanah ketika para peziarah membawa salib di sepanjang Via Dolorosa di Yerusalem – rute yang diyakini umat Kristen sebagai jalan yang dilalui Yesus sebelum disalib.

Dikutip CNNIndonesia dari AFP tidak dapat segera memverifikasi video tersebut, yang muncul setelah publikasi rekaman serupa yang menunjukkan orang-orang Yahudi menghina atau bertindak agresif terhadap umat Kristen di Kota Tua.

Israel mencaplok Yerusalem timur, termasuk Kota Tua, setelah memenangkan peperangan pada 1967 lalu. Meski begitu, aneksasi Yerusalem oleh Israel tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Sementara itu, Kota Tua masih menjadi jantung konflik Israel-Palestina serta ketegangan antara tiga agama monoteistik besar di dunia.

Bulan lalu, Patriark Latin Yerusalem, Uskup Agung Pierbattista Pizzaballa, mengatakan bahwa meskipun serangan terhadap umat Kristen di Kota Tua “bukanlah fenomena baru”, serangan tersebut lebih sering terjadi “dalam beberapa waktu terakhir”.

Pizzaballa, yang dilantik oleh Paus Fransiskus sebagai kardinal pada hari Sabtu lalu, mengatakan ada banyak alasan peningkatan tersebut, termasuk pendidikan.

“Ada beberapa gerakan, beberapa rabbi juga, yang menghasut hal ini, atau setidaknya menyetujui hal ini,” cetusnya.

“Kita tidak boleh melupakan hubungan masa lalu antara Yahudi dan Kristen yang tidak sederhana, bersifat diplomatis, dan semua ini menciptakan konteks ini,” tambahnya.

Uskup Agung itu juga mengatakan frekuensi “fenomena ini… ada hubungannya, setidaknya untuk sementara, dengan pemerintahan (Israel) ini”. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:01

SATGAS HAJI Cegah Keberangkatan 80 WNI Terindikasi Haji Ilegal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:26

KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca