MEMBANGUN PAN Sebagai Partai Politik Berkemajuan

MEMBANGUN PAN Sebagai Partai Politik Berkemajuan
Oleh: Totok Daryanto, Waketum DPP PAN

Tulisan ini menggunakan istilah “berkemajuan” sebagai lawan dari “berkemunduran”/ “terbelakang”. Dalam berbagai literatur, istilah “berkemajuan” ini identik dengan istilah “modern” yang dilawankan dengan istilah “tradisional”.

Kita tidak menggunakan kata-kata “modern” dan “tradisional” untuk menghindari bias persepsi karena di tengah bangsa kita terdapat penyifatan organisasi (contoh dalam menyebut organisasi Muhammadiyah dan NU) yang tidak berkorelasi dengan tingkat kemajuan.

Dalam menganalisis sebuah organisasi, biasanya tertuju pada dua faktor utama, yaitu leadership dan sistem. Leadership lebih ditekankan pada figur pemimpin, sementara sistem lebih ditekankan pada pola hubungan yang kompleks dalam suatu manajemen yang meliputi: planning, organizing, directing, dan controlling.

Dalam konteks Kongres PAN 2020, kajian soal leadership dan sistem ini menjadi relevan. Secara jujur harus diakui bahwa perbincangan tentang Kongres PAN di antara para elite partai berlambang matahari bersinar ini, terlalu berlebihan terfokus pada figur.

Sebagai kader senior PAN, saya mengajak kita lebih membuka hati dan pikiran, terlalu mewah bila perhelatan kongres ini hanya tertuju kepada figur. Kita harus diskusikan juga sistemnya. Di sinilah kita secara  fair memasukkan pikiran yang terbaik, menderivasi  platform dalam bentuk program, yang harus dijalankan oleh siapa pun Ketumnya. Dalam  platform dan program tersebut secara jelas dikuantifikasikan berapa target kursi yang hendak diraih dalam Pemilu 2024, misalnya sebutkan 60 atau 65 kursi DPR RI.

Tentu setiap hasil atau sasaran, tidak dapat tercapai tanpa usaha atau perjuangan. Maka harus disusun secara detil program-program nyata di lapangan dan roadmap nya atau tahapan-tahapannya dari tahun pertama hingga tahun kelima pada saat pemilu dilaksanakan.

Ada pertanyaan serius yang harus dijawab dalam hal ini. Apakah kita menempuh cara konvensional ataukah kita buat inovasi baru ?

Cara konvensional adalah cara yang sudah lazim dilakukan oleh semua partai politik dalam pemilu: mengandalkan figur yang populer dan kekuatan logistik (baca: uang yang banyak). Konsep ini tidak usah dibahas banyak yang sudah “khatam”.

Cara nonkonvesional atau inovatif, inilah ladang subur bagi kecerdasan para kader PAN untuk mengisinya. Partai politik harus kembali ke khittah perjuangannya sebagai institusi yang tugas utamanya menjalankan fungsi politik. Silakan memberikan masukan terbaik program politik apa yang harus dijalankan oleh PAN dalam 5 tahun periode kepemimpinan yang akan datang. Marilah bersama-sama menuliskan konsep sebagai planning dalam membenahi sistem manajemen partai yang kita cintai ini.

Selanjutnya mari kita bahas soal organizing.

Struktur partai kita sangat lengkap dari pusat hingga ke daerah. Dengan konsep perencanaan yang baik, yang kita yakini bisa mengantarkan goal partai kita merebut 60 atau 65 kursi pada Pemilu 2024, maka berdasarkan resource yang ada dapat ditetapkan siapa mengerjakan apa. Job description ditetapkan secara jelas, meliputi seluruh fungsionaris partai dari struktur DPP, DPW, DPD, DPC, hingga DPRt. Demikian pula bagi kader partai yang memegang jabatan publik, baik di eksekutif maupun di legislatif.

Bila job description tertata dengan baik, program-programnya terukur, dan goal nya jelas, maka fungsi directing adalah menjaga agar terjadi sinergi di semua komponen dan lini organisasi. Semua stake holder partai diharapkan memiliki rasa handarbeni (self belonging), memiliki rasa tanggung jawab, dan memiliki kebanggaan dalam berpartai karena ikut berkontribusi, dan terjadi hubungan asah-asih-asuh antarkader.

Bagian terakhir dari pembenahan sistem organisasi adalah bekerjanya fungsi controlling.

Sistem hierarkis dalam struktur organisasi menunjukkan alur fungsi controlling. Hal-hal yang strategis dilaksanakan oleh para leader tingkat tinggi, hal-hak yang operasional dan teknis dikerjakan oleh midle manajemen dan front leader yang langsung bersentuhan dengan masyarakat akar rumput.

Inilah sistem organisasi berkemajuan yang hendak kita bangun untuk PAN periode 2020-2025. Marilah berpikir tentang substansi, jangan sekedar berwacana soal figur. Insyaallah PAN akan selalu menjadi obor dalam membangun demokrasi di negeri tercinta.

Salam persahabatan untuk kita semua. Berpolitik harus menggembirakan. Mari kita songsong Kongres PAN 2020 dengan hati lapang dan optimisme.

Kader, Siaaap !
PAN, Menaaang !

 287 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: