TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 00:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – – Tim peneliti gemologi internasional asal Prancis memperdalam pengetahuan tentang intan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tim melakukan kunjungan lapangan lokasi pendulangan intan serta museum untuk melihat artefak sejarah.

Tim ini telah mengunjungi lokasi penambangan tradisional intan di Cempaka, tempat pengolahan, serta pasar intan. Kemudian kunjungan ke Museum Lambung Mangkurat, Senin (27/4/2026).

Plt Kepala Museum Lambung Mangkurat, Raudati Hildayati, menyambut positif kunjungan tersebut dan menilai kehadiran peneliti internasional menjadi momentum penting, memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi dan referensi ilmiah.

“Kunjungan sangat berarti bagi kami. Museum tidak hanya menjadi ruang penyimpanan sejarah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran yang mampu menjembatani pengetahuan lokal dengan kajian ilmiah internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, interaksi langsung antara peneliti dan pengelola museum turut membuka ruang pertukaran pengetahuan, terutama terkait karakteristik geologis intan Kalimantan yang memiliki keunikan tersendiri.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, potensi dan kekayaan sejarah intan Kalimantan Selatan semakin dikenal luas, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset ke depan,” tambahnya.

Baca Juga :   KE MASJID HINGGA ZIARAH, Kapolresta Banjarmasin Teladani Jejak Raja Pertama Banjar Sultan Suriansyah

Tim dari Laboratoire de Gemmologie yang dipimpin Agatha Cristol, memanfaatkan kunjungan tersebut untuk memperdalam pemahaman tentang sejarah geologi, budaya, dan perkembangan industri intan di daerah ini.

Di museum, rombongan meninjau berbagai koleksi artefak yang menggambarkan keterkaitan masyarakat lokal dengan kekayaan alam, khususnya intan yang menjadi salah satu identitas Kalsel.

Kunjungan ke Museum Lambung Mangkurat menjadi pelengkap dari rangkaian kegiatan penelitian yang berlangsung pada 26 April hingga 2 Mei 2026.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca