MBG Ditolak karena Telat Datang

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral! PAUD di Kubu Raya tolak MBG karena diantar saat murid sudah pulang. (Foto: Istimewa)

Viral! PAUD di Kubu Raya tolak MBG karena diantar saat murid sudah pulang. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Video penolakan pengiriman Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), viral di media sosial. Narasi dalam video disebut mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) TNI AU datang terlambat saat murid sudah pulang.

Pihak sekolah menolak ompreng MBG lantaran kegiatan belajar mengajar telah usai. Mobil pengantar datang pukul 11.00 WIB sementara murid PAUD pulang pukul 09.30 WIB.

Belakangan diketahui, kejadian ini terjadi di PAUD Kuala Karya, Desa Kuala 2, Kecamatan Sungai Raya, pada pekan lalu. Pihak sekolah bersama wali murid memutuskan menolak MBG yang datang terlambat.

Mereka menilai keterlambatan bukan kali pertama terjadi. Bahkan sebelumnya, disebutkan sempat ditemukan menu dalam kondisi tidak layak konsumsi.

Seorang guru setempat menyebut kejadian ini adalah puncak kekecewaan terhadap pengelolaan dapur MBG yang dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan, baik dari sisi ketepatan waktu maupun kualitas makanan. Setelah viral, pihak SPPG baru menyampaikan permintaan maaf.

Kepala SPPG Lanud Supadio SPO 2, Fani Noviyanti, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia didampingi pengawas keuangan Amel dan pengawas gizi Eca, mengucap maaf dalam keterangannya.

“Pertama-tama, saya menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan distribusi yang terjadi dan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pihak sekolah dan wali murid,” ujar Fani, dikutip detikKalimantan, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan tanggung jawab operasional produksi dan distribusi sepenuhnya berada pada SPPG yang dipimpinnya. Maka, segala bentuk evaluasi dan perbaikan menjadi tanggung jawab resmi pihaknya.

Baca Juga :   TERANGKAN PERKAMPUNGAN dengan Lampu Hias Menyambut Haul Guru Zuhdi

Fani mengakui adanya kekecewaan dari pihak sekolah, termasuk terkait kualitas menu yang dipersoalkan. Menurutnya, setiap laporan dan masukan menjadi perhatian serius.

“Saat ini kami telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pemilihan bahan, pengolahan, hingga sistem distribusi guna memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya.

Ia juga menegaskan pelaksanaan teknis kegiatan berada dalam ranah operasional SPPG. Ke depan, pihaknya berkomitmen meningkatkan ketepatan waktu distribusi, memperketat pengawasan kualitas makanan, serta membuka ruang komunikasi lebih intensif dengan pihak sekolah dan wali murid.

“Kami percaya bahwa perbaikan dapat dilakukan melalui koordinasi dan itikad baik semua pihak,” tutupnya.

Peristiwa ini kembali menyoroti pelaksanaan Program MBG di Kalbar yang sebelumnya juga sempat menjadi perhatian publik terkait kualitas dan distribusi makanan, hingga peristiwa keracunan massal. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PROGRAM Tukar Sampah jadi Sembako, Ini Diminta Berkelanjutan
DIRESMIKAN, Rimba Mart Jual Produk Hasil Hutan
DIULTIMATUM ! Gubernur Muhidin Pemegang Izin Pengelolaan Karbon
“KANTOR PLN DISEGEL”, Peternak Tebarkan Ribuan Bangkai Ayam
VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa
BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung
KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel
POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:14

BMKG: EL NINO Diprediksikan Bertahan hingga Kuartal I 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:27

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:12

HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Berita Terbaru

Rimba mart yang berlokasi di Taman Hutan Hujan Tropis, Banjarbaru diresmikan, diresmkikan Gubernur Kalsel, H. Muhidin, Kamis (30/7/2026) (SuarIndonesia/RW)

Kalsel

DIRESMIKAN, Rimba Mart Jual Produk Hasil Hutan

Kamis, 30 Jul 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca