KULIAH TATAP MUKA Segera Digelar ULM

- Penulis

Rabu, 2 Juni 2021 - 21:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berencana malaksanakan perkuliahan tatap muka. Hal tersebut dikatakan Rektor ULM Banjarmasin, Prof Sutarto Hadi usai mewisuda 1.113 mahasiswanya yang dilakukan secara Daring.

“Kita bertekad di semester depan tahun ajaran baru kita sudah kembali membuka kampus perkuliahan,” katanya Rabu (2/6/2021) siang.

Pelaksanaan perkuliahan tatap muka sudah mengantongi izin dari Kementerian Pendidikan RI. Hal itu disampaikan Menteri dalam rapat belum lama tadi. Memang tidak ada paksaan, karena itu diserahkan sepenuhnya pada perguruan tinggi masing-masing.

“Bahkan Menteri Pendidikan sudah menyarankan saat rapat,” ucapnya.

Lanjutnya pula, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, di antaranya mengenai kondisi daerah. Jika zona merah tidak di sarankan, sebab khawatir malah dapat menimbulkan penyebaran.

“Masih ditemukan warga yang terpapar virus COVID-19, tapi sejauh ini pemerintah daerah, kabupaten kota hingga provinsi bisa terkontrol,” ucapnya.

Sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) yang dilakukan pemerintah daerah, tampaknya sudah dijalankan masyarakat. Sehingga dapat menekan penyebaran virus mematikan tersebut.

Ia juga memastikan, jika proses perkuliahan resmi diberlakukan, akan menerapkan prokes ketat. Tidak hanya terhadap mahasiswa tapi juga dosen. Misalnya penggunaaan masker, menyiapkan handsanitizer di setiap pintu masuk kelas.

Baca Juga :   KEJAGUNG Klarifikasi Postingan Negatif di Medsos Tentang Jaksa Jovi Andrea Bachtiar

“Intinya kalau kita bisa menjaga prokes dalam perkuliahan, tidak ada alasan untuk tidak membuka kampus,” jelasnya.

Dalam prosesnya nanti pembelajarannya akan dikombinasi secara tatap muka dan daring. Sebab sejak pandemi melanda Banua, mahasiswa sudah mulai terbiasa dengan belajar daring.

“Pandemi ini ada hikmahnya, mahasiswa maupun dosen terbiasa dengan gadget,” ucapnya.

Jika ada penolakan orang tua mahasiswa maupun mahasiswa yang menolak rencana perkuliahan tatap muka? Sutarto memahami kekhawatiran itu, namun kampus juga punya peraturan yang harus ditaati.

Misalnya soal tingkat kehadiran. Persentase kehadirannya harus 80 persen tiap semester. Namun karena kondisi pandemi mungkin bisa dikurangi menjadi 50 persen. Apabila satu semester ada 16 kali pertemuan, artinya hanya 8 kali pertemuan saja, sisanya secara daring.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh L;engah”
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama
CDOB Tanah Kambatang Lima Bakal Masuk Paripurna DPRD Kalsel
PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990
PENEGASAN KARTOYO, Lahan Bekas Tambang jadi Desa Wisata Mandiri

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:15

BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum

Minggu, 12 April 2026 - 21:58

PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 April 2026 - 21:47

HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Minggu, 5 April 2026 - 22:37

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Berita Terbaru

H Muhidin, Gubernur Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:16


Pesut mati terbelah akibat pukat kurau di Tana Tidung, Kaltara. (dok Dinas Perikanan Pemkab KTT)

Kaltara

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:10

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca