KEKERASAN Anak-Perempuan Harus Diatasi dengan Nyata

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 20:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam acara Penyerapan Aspirasi Masyarakat MPR RI di hadapan para tokoh masyarakat dan pemuda di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (14/5/2025) (ANTARA/HO-tim Humas Lestari Moerdijat)

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam acara Penyerapan Aspirasi Masyarakat MPR RI di hadapan para tokoh masyarakat dan pemuda di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (14/5/2025) (ANTARA/HO-tim Humas Lestari Moerdijat)

SuarIndonesia — Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera diatasi dengan langkah yang nyata dan secara terukur.

“Kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera direspons dengan langkah nyata dan masif,” kata Lestari di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Dia mengungkapkan bahwa hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Perempuan 2024 menunjukkan bahwa satu dari empat (25 persen) perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan, baik kekerasan fisik maupun seksual.

Survei serupa pada anak dan remaja mengungkapkan bahwa satu dari dua (50 persen) anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan. Pemerintah pun, kata dia, sudah menyatakan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia sudah pada kondisi darurat.

Dilansir dari ANTARANews, menurut Lestari, jika identifikasi masalah untuk mengatasi kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak sudah dilakukan, langkah-langkah yang terukur harus segera direalisasikan.

Dengan beragamnya faktor yang menjadi pemicu tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, menurut dia,diperlukan langkah yang komprehensif untuk mengatasinya.

Baca Juga :   ENAM Kementerian Bersatu Lawan Kekerasan Anak

Dia pun mendorong agar lembaga-lembaga terkait segera membangun kolaborasi yang kuat untuk mengatasi faktor-faktor pemicu tindak kekerasan tersebut. Pasalnya, melindungi setiap warga negara termasuk perempuan dan anak, adalah amanah konstitusi yang wajib dilaksanakan negara.

Pada bulan peringatan Hari Kemerdekaan, dia mengajak pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama dapat membangun semangat yang sama untuk merealisasikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak di seluruh tanah air.(*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda
PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan
KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus
BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif
8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung
2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:26

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah

Rabu, 30 September 2026 - 21:15

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 14:06

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Selasa, 29 September 2026 - 22:54

SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 29 September 2026 - 18:23

POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin

Selasa, 29 September 2026 - 15:20

CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca