Kalsel Menjanjikan untuk Bisnis Hijab

- Penulis

Minggu, 4 November 2018 - 22:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Menyusul tingginya tingkat kereligiusan masyarakat Kalsel, mendorong berkembangnya berbagai peluang bisnis yang bisa digarap. Salah satunya bisnis boutique fashion hijab syar’i yang cukup potensial di daerah ini.

Salah satu pebisnis butik hijab syar’i Asal Jakarta brand Si.Se.Sa Merry Pramono bahkan mengaku, sangat tertarik memaksimalkan pasar butiknya di Kalsel karena melihat besarnya permintaan hijab oleh masyarakat Banua yang terus menjanjikan.

“Selama ini kami hanya melayani via online untuk menggarap pasar Kalsel. Itu saja permintaannya sudah besar,” katanya.

“Karena itulah agar bisa memaksimalkan pasarnya lagi kami membuka outlet di Kota Banjarmasin,” ungkap Mery Pramono di sela pembukaan Outlet Si.Se.Sa di Banjarmasin, Sabtu (3/11) siang.

hijab (2)

Outlet Si.Se.Sa di Kota Banjarmasin merupakan oulet yang ke empat setelah Jakarta, Surabaya, Medan dan Makkasar. Selain itu nantinya outlet lainnya juga akan segera menyusul untuk ditambah, yaitu di Kota Pekanbaru dan Balikpapan.

“Di outlet butik Si.Se.Sa kami menjual berbagai pakaian muslim bertema syar’i kekinian yang sesuai dengan trend namun tetap sesuai syariat Islam. Untuk harganya sendiri bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah,” katanya dijamin terjangkau.

Dalam kesempatan ini Merry pun berjanji, kehadiran Outlet Si.Se.Sa di Kota Banjarmasin bukan hanya akan memudahkan muslimah untuk mencari beragam baju syar’i model terkini. Namun juga bisa mendatangkan manfaat lainnya bagi Kota Banjarmasin.

“Salah satunya mungkin Butik Si.Se.Sa bisa mengembangkan model-model terbaru baju Syar’inya dengan menggunakan bahan kain sasirangan. Semoga ini bisa kita wujudkan ke depan agar bisa turut membawa bangga nama Kota Banjarmasin di fashion muslim tingkat nasional bahkan dunia,” ungkapnya.

hijab (1)

Sementara itu, pebisnis hijab lainnya di Banjarmasin Annisa Raudah juga mengakui, cukup menjanjikannya bisnis butik hijab di Kalsel untuk digeluti sekarang.

Namun mengingat sudah banyaknya kompetitornya sekarang, membuat pebisnis butik hijab harus kreatif dan inovatif dalam menjual produknya agar tetap laku di pasaran.

“Salah satunya kita harus pintar membaca tren hijab yang sedang booming sekarang. Kalau koleksinya itu-itu saja, sulit tentunya untuk bisa tetap bertahan di bisnis hijab ini,” tukas Owner Annisa Hijab tersebut.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin Ny Hj Siti Wasila saat membuka secara remi boutique Si Se Sa di Jalan Veteran menyambut baik dan memberikan apresiasi secara khusus.
Ia juga mengaku bersyukur dengan kahadiran boutique Syar’i yang menyediakan baju muslimah yang tentunya diharapkan mendapatkan berkah dari Allah SWT.

‘’Sebagai warga banua kami sangat bangga dengan kehadiran dan ketersedian boutique syar’i yang menyediakan aneka fashion pilihan sehingga akan membuat ibu-ibu muslimah si daerah ini akan tampil dengan tertutup aurat,’’ ungkap istri walikota yang disambut tepuk tengah cukup meriah.

Salah satu pengunjung dari Kota Rantau mengaku menggunakan baju hijab syar’i merek Si Se Saa karena merasa cocok dan bahannya katun dan modelnya cukup bagus ada hiasan asli atau ciri Se Se Sa asli Paraski asal Austria yang cukup unik.

Karena itu, baju yang digunakan merek Si Se Sa ini cukup dingin sehingga menambah pecata diri saat tampil di acara keluarga maupun pesta dan undangan lainnya, ungkap ibu setengah baya yang hadir tepat waktu dan pulang juga membawa beberapa lembar baju merek Si Se Sa ini.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ARWANA RED BANJAR ‘Si Mata Juling’ yang Harganya Terjangkau
DUKUNG WFH, Kemkomdigi Kawal Infrastruktur Digital Andal
YOUTUBE Hadirkan Fitur Perlindungan Anak untuk Dukung PP Tunas
WASPADA KLB Campak, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan
KELEBIHAN Karbohidrat saat Sahur Bisa Bikin Tubuh Cepat Merasa Lapar
8.000 Akun Canva bagi Talenta Kreatif dan UMKM
INDONESIA Negara Pertama Blokir AI Grok
INDONESIA Creative Week Belgium: Kain Sasirangan Khas Tala Pikat Warga Belgia

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca