YOUTUBE Hadirkan Fitur Perlindungan Anak untuk Dukung PP Tunas

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(youtube)

(youtube)

SuarIndonesiaYouTube menghadirkan berbagai fitur untuk melindungi anak dan remaja di ruang digital seiring dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

“Pendekatan ini memberikan insentif untuk terciptanya fitur perlindungan terintegrasi serta pengalaman digital yang sesuai dengan usia bagi kaum muda, daripada menerapkan pelarangan secara menyeluruh,” kata YouTube Indonesia dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

YouTube telah menghadirkan sejumlah fitur perlindungan yang menempatkan peran orang tua sebagai pengendali utama aktivitas digital anak. Salah satunya adalah pengaturan durasi tayangan di YouTube Shorts yang memungkinkan orang tua membatasi waktu menonton hingga nol.

Selain itu, YouTube menghadirkan teknologi verifikasi usia berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memastikan pengguna mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan kelompok usia mereka. Teknologi inferensi usia ini akan diluncurkan jauh sebelum tenggat waktu penerapan PP Tunas pada Maret 2027.

Fitur lain yang disediakan antara lain kontrol orang tua melalui aplikasi Family Link, yang memungkinkan pengaturan jadwal penggunaan perangkat, penguncian layar jarak jauh, pengingat waktu beristirahat dan waktu tidur, hingga pemantauan aktivitas aplikasi.

Dikutip dari Antaranews.com, YouTube juga melengkapi platformnya dengan fitur perlindungan bawaan seperti pengingat untuk beristirahat sejenak, pembatasan notifikasi mulai pukul 22.00, serta penonaktifan fitur putar otomatis (autoplay) khusus bagi pengguna di bawah usia 18 tahun.

Menurut YouTube Indonesia, pembatasan akun secara menyeluruh bagi pengguna di bawah 16 tahun justru akan membuat pengguna berusia muda yang mengakses YouTube kehilangan berbagai perlindungan, kontrol orang tua, serta fitur keamanan yang telah diintegrasikan ke dalam akun yang diawasi.

YouTube menekankan bahwa perlindungan anak di ruang digital memerlukan pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya melalui pembatasan, tetapi juga penguatan literasi dan kesejahteraan digital.

YouTube Indonesia telah menjalankan berbagai inisiatif, antara lain pelatihan bagi 2.500 guru bimbingan konseling bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadapi tantangan seperti ketergantungan ponsel pintar serta mendukung kesehatan mental remaja.

Selain itu, platform juga menyusun panduan kesejahteraan digital bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan Universitas Indonesia, serta menjalankan program Youth Champions untuk melatih para advokat muda memimpin dialog keamanan antarteman sebaya (peer-to-peer) guna membangun ketahanan digital secara menyeluruh.

Ke depan, YouTube Indonesia mendorong pemerintah untuk terus melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan kebijakan yang adaptif dan berbasis risiko.

YouTube juga menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam implementasi PP Tunas melalui mekanisme penilaian mandiri, guna memastikan standar perlindungan dan keamanan digital bagi anak tetap terjaga. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ARWANA RED BANJAR ‘Si Mata Juling’ yang Harganya Terjangkau
DUKUNG WFH, Kemkomdigi Kawal Infrastruktur Digital Andal
WASPADA KLB Campak, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan
KELEBIHAN Karbohidrat saat Sahur Bisa Bikin Tubuh Cepat Merasa Lapar
8.000 Akun Canva bagi Talenta Kreatif dan UMKM
INDONESIA Negara Pertama Blokir AI Grok
INDONESIA Creative Week Belgium: Kain Sasirangan Khas Tala Pikat Warga Belgia
PERLINDUNGAN Anak di Ruang Digital Dimulai dari Rumah

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:32

DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca