DUKUNG WFH, Kemkomdigi Kawal Infrastruktur Digital Andal

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Seorang teknisi sedang memasang BTS di menara. (XL Axiata)

Foto Ilustrasi - Seorang teknisi sedang memasang BTS di menara. (XL Axiata)

Suarindonesia — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen penuh mengawal infrastruktur digital di Indonesia dapat andal dalam mendukung kebijakan kerja dari rumah (Work From Home/WFH) yang tengah dikaji pemerintah pusat sebagai salah satu upaya efisiensi energi.

Melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Kemkomdigi memperkuat kualitas layanan dan memperluas jangkauan konektivitas baik itu melalui layanan fixed broadband maupun mobile broadband sehingga nantinya saat skema WFH berlangsung komunikasi dalam jaringan tidak menjadi kendala.

“Melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, kami secara proaktif melakukan koordinasi teknis bersama para penyelenggara layanan untuk mengoptimalkan seluruh pilar infrastruktur, mulai dari jaringan backbone, backhaul, hingga akses dan pusat data,” kata Wayan Toni Supriyanto, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi, dikutip dari Antara, Senin (30/3/2026).

Selain koordinasi, Kemkomdigi juga mengambil peran pengawasan dan mengevaluasi secara berkala kualitas layanan yang diberikan oleh para penyelenggara telekomunikasi sehingga nantinya pengalaman pengguna tetap dapat optimal.

Hingga 30 Maret 2026, Kemkomdigi mencatat untuk dukungan mobile broadband atau jaringan seluler dari tiga operator seluler (Telkomsel, XL Smart, Indosat Ooredoo Hutchison) secara total lebih kurang terdapat 613.696 site untuk jaringan 4G dan 16.339 site untuk jaringan 5G.

Lalu untuk layanan fixed broadband, hingga 30 Maret 2026 Kemkomdigi mencatat sebaran titik Optical Distribution Point (ODP) jaringan serat optik untuk layanan Fiber To The Home (FTTH) telah menjangkau hampir 98 persen kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Wayan mengatakan dengan cakupan infrastruktur-infrastruktur digital tersebut kebijakan WFH satu hari dalam satu minggu yang tengah dipertimbangkan Pemerintah Pusat dipastikan dapat terpenuhi.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3), mendorong langkah penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) serta mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) sebagai langkah antisipasi dampak krisis global.

Baca Juga :   CEGAH Karhutla dan Kekeringan OMC Diintensifkan

Menindaklanjuti arahan itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan pemerintah menggodok kebijakan dengan memberikan fleksibilitas satu hari WFH dalam lima hari kerja.

Skema ini bakal diwajibkan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pemerintah pusat dan daerah, dan merupakan imbauan bagi sektor swasta.

Bahkan beberapa kementerian seperti Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kebudayaan telah mengumumkan kebijakan WFH menindaklanjuti arahan Presiden.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, menyebutkan kebijakan nasional WFH sebagai upaya efisiensi energi bakal diumumkan pada Selasa (31/3/20216).

“Sabar saja, itu saya dengar kemungkinan besar, kemungkinan, ya, akan disampaikan resmi besok. Jadi, saya enggak mau mendahului,” ucap Tito saat ditanyakan perihal progres kebijakan itu di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Tito enggan memberikan bocoran terkait kebijakan WFH itu lebih lanjut. Namun, dia memastikan Kementerian Dalam Negeri nantinya akan mengeluarkan imbauan lebih rinci kepada pemerintah daerah (pemda).

“Iya, pasti ada (imbauan ke pemda),” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda
KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka
4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana
PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel
DISEBAR ke Berbagai Daerah di Kalsel Pasis Sesko TNI Penanganan Karhutla dan kabut Asap
SHERINA ke Kalteng saat Karhutla
PASIS SESKO TNI Turun ke Kalsel, Edukasi Siswa soal Bahaya Karhutla di Lahan Gambut

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:04

MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:57

4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca