KELEBIHAN Karbohidrat saat Sahur Bisa Bikin Tubuh Cepat Merasa Lapar

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang peserta memperlihatkan makanan berbahan baku ikan saat Lomba Cipta Menu Ikan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (3/12/2025). Kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Kediri tersebut sebagai upaya mendorong ibu rumah tangga menciptakan menu makanan sehat berbahan baku ikan dengan tampilan yang menarik agar anak gemar makan ikan guna mencegah stunting. (Antara Foto/Prasetia Fauzani)

Seorang peserta memperlihatkan makanan berbahan baku ikan saat Lomba Cipta Menu Ikan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (3/12/2025). Kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Kediri tersebut sebagai upaya mendorong ibu rumah tangga menciptakan menu makanan sehat berbahan baku ikan dengan tampilan yang menarik agar anak gemar makan ikan guna mencegah stunting. (Antara Foto/Prasetia Fauzani)

SuarIndonesia — Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr dr Tan Shot Yen MHum, mengatakan konsumsi karbohidrat dalam jumlah besar atau berlebihan saat sahur bukan strategi yang tepat untuk menahan lapar selama berpuasa.

Ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu meluruskan anggapan banyak orang selama ini, bahwa memperbanyak porsi nasi (karbohidrat) atau makanan manis saat sahur bisa membuat tubuh lebih kuat menjalani puasa. Padahal, menurut dia, pola tersebut justru dapat memicu rasa lapar lebih cepat.

“Yang pasti jadi gampang lapar karena cepat dicerna jadi gula darah. Tergantung juga dengan jenis karbonya,” kata Tan Shot Yen sebagaimana dikutip Kabarin.com dari laman AntaraNews, Jumat (20/2/2026).

Karbohidrat sederhana seperti gula pasir dan sirup cepat meningkatkan kadar gula darah. Tubuh kemudian memproduksi insulin untuk menurunkan gula tersebut sehingga kadar gula darah bisa turun kembali dalam waktu singkat dan memicu rasa lapar.

“Jika sering terjadi dan rutin maka risiko diabetes muncul,” ujar dia.

Sebaliknya, dia menyarankan masyarakat memilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, atau jagung yang lebih lambat dicerna sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah saat puasa.

Baca Juga :   WALIKOTA BANJARMASIN "Dicegat" Emak-emak, Disela Resmikan Puskesmas Senilai 6,8 Miliar

“Jika karbo kompleks seperti nasi merah, ubi, jagung, biasanya kita tidak mungkin makan banyak-banyak,” kata dia.

Selain memperhatikan jenis karbohidrat, dia menekankan pentingnya asupan serat yang cukup saat sahur. Serat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga gula darah tetap stabil sepanjang hari.

Tan Shot Yen yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai pola makan sehat melalui berbagai forum dan media sosial itu mengingatkan agar sahur tetap mengikuti prinsip gizi seimbang, bukan sekadar memperbanyak satu jenis makanan.

Dengan komposisi yang tepat, masyarakat dapat menjaga energi tetap stabil selama berpuasa tanpa membebani tubuh dengan lonjakan gula darah yang berulang. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

300 PEREMPUAN Divaksinasi HPV untuk Cegah Kanker Serviks
GEDUNG BARU RS Bhayangkara Diresmikan Kapusdokkes Polri dan Kapolda Kalsel
ATURAN Penggunaan B50 Mulai Diterapkan, Apa Efeknya pada Kendaraan?
DIRESMIKAN Pangeran Khairul Saleh, Rumah Adat Banjar Tangga Karamat 159 dan Pengobatan Alternatif Minyak Waras Borneo
KEMKOMDIGI Siapkan AI dalam Digitalisasi Bansos
BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga
LUNCURKAN Desa Muara Jaya SIPANDAI Perkuat Pelayanan Posyandu Enam SPM
UPT Puskesmas Halong Luncurkan Berbagai Inovasi Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca