SuarIndonesia – Jembatan penghubung Kabupaten Banjar dan Barito Kuala (Batola) diresmikan Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin, Rabu (24/1/2024).
Jembatan dengan panjang 186 meter dan lebar 6 meter dan berbiaya Rp 15,3 miliar itu dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel.
Peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan pemotongan untaian bunga oleh Gubernur Kalsel didampingi Penjabat Bupati Barito Kuala Mujiyat, Tenaga Ahli Gubernur Rizal Akbar, Akhmad Maulana, Noor Aidi, KH Wildan Salman, Pimpinan Madrasah Tahfizh Alquran Darussalam Martapura, Kepala Dinas PUPR Kalsel Ahmad Solhan dan beberapa Kepala SKPD Pemprov.
Gubernur, menyebut usulan pembangunan jembatan yang tak jauh dari posisi simpang 5 tersebut sudah cukup lama.
Ia bersyukur akhirnya bisa mewujudkan infrastruktur usulan warga tersebut.
“Alhamdulillah jembatan ini telah rampung, mudah mudahan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Paman Birin.
Ia memastikan proyeksi ke depan pembangunan infrastruktur penunjang yaitu jalan sekitar jembatan menuju Kecamatan Jejangkit yang berlubang dan belum teraspal.
Menurutnya pembangunan jalan dan jembatan untuk meningkat perekonomian masyarakat khususnya sektor pertanian.
“Saya minta kepada Dinas PUPR Kalsel untuk melihat dan memperhatikan. Jangan hanya dilihat dan diperhatikan, tapi diperbaiki jalan-jalan yang masih kurang memadai,” sampainya.
Menanggapi instruksi gubernur, Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan menyampaikan perbaikan jalan dari Martapura Lama ke Jejangkit sudah dianggarkan dan akan dilaksanakan pada tahun 2024.
“Untuk jalan yang rusak sudah dianggarkan dan dilaksanakan tahun 2024 ini, nanti akan ada akses jalan baru yang tembus langsung ke jalan menuju makan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari dan jalan menuju Kabupaten Barito Kuala, termasuk perbaikan Jembatan Jejangkit,” tandasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















