ICDN Dorong Pemerintah Tingkatkan SDM Suku Dayak

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 20:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalbar memukul gong tanda pembukaan kegiatan Munas ICDN yang dipusatkan di Kota Pontianak, Kalbar, Senin (19/5/2025). (ANTARA/Rendra Oxtora)

Gubernur Kalbar memukul gong tanda pembukaan kegiatan Munas ICDN yang dipusatkan di Kota Pontianak, Kalbar, Senin (19/5/2025). (ANTARA/Rendra Oxtora)

SuarIndonesia — Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan perhatian serius bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Suku Dayak sebagai bagian penting dari strategi pembangunan Kalimantan.

“Pentingnya peran negara dalam mendorong peningkatan kapasitas generasi muda Dayak agar tidak terus menjadi kelompok marjinal di tengah kemajuan zaman. Kegiatan Munas yang kami lakukan hari ini bukan sekedar simbolik, tetapi menjadi cita-cita besar bagaimana kita mempercayakan generasi penerus agar mampu bersaing di tengah disrupsi teknologi informasi,” kata Ketua ICDN Kalimantan Barat, Adriasnu Asia Sidot, di Pontianak, Senin (19/5/2025).

Ia menilai masyarakat Dayak memiliki potensi besar, baik dari segi budaya maupun sumber daya alam, namun belum mendapatkan ruang yang optimal dalam pembangunan nasional. Oleh sebab itu, ia mengajak pemerintah untuk memperluas akses pendidikan, pelatihan teknologi, dan infrastruktur penunjang di wilayah pedalaman Kalimantan.

“Kita ingin orang Dayak dikenal karena karya, bukan karena terus meminta sumbangan. Jangan sampai masyarakat adat terus-menerus tertinggal,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum ICDN Willy Midel Yoseph menambahkan bahwa keberadaan ICDN di lima provinsi di Kalimantan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyusun program-program pemberdayaan masyarakat adat.

“Kami ingin organisasi ini menjadi penggerak dalam peningkatan SDM, bukan hanya di Kalimantan, tapi juga di luar negeri seperti Brunei dan Malaysia, di mana komunitas Dayak juga menetap,” kata Willy, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Ia juga menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi masyarakat adat, seperti keterbatasan akses listrik, jaringan internet, dan infrastruktur dasar lainnya. Untuk itu, ia meminta pemerintah mempercepat pembangunan wilayah-wilayah terpencil agar inklusi sosial dan ekonomi bisa tercapai secara merata.

Baca Juga :   BPBD Hadapi Kendala Tangani Karhutla Dua Kabupaten

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik langkah ICDN dan menyatakan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penguatan SDM dan pelestarian budaya lokal.

“Kita terdiri atas 24 suku yang hidup berdampingan di bawah naungan Merah Putih. Suasana harmonis ini harus terus dijaga dan dijadikan dasar dalam membangun Kalimantan Barat ke depan,” kata Norsan.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat adat dalam proses pembangunan, dan menyatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan organisasi seperti ICDN sangat dibutuhkan untuk menciptakan kemajuan yang inklusif. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

51 ORANG UTAN Diselamatkan dari Karhutla Kalbar
MEMPRIHATINKAN! 4 Orang Utan Terjebak Karhutla
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla
KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak
70 HARI Relawan Karhutla Lawan Asap dan Lakukan Evakuasi
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca