GAZA: Tiap Jam Lebih dari 3 Wanita Hilang Nyawa!

- Penulis

Rabu, 13 Desember 2023 - 00:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari tiga perempuan tewas setiap jam di Gaza. (AP Photo)

Lebih dari tiga perempuan tewas setiap jam di Gaza. (AP Photo)

SuarIndonesia — Jumlah korban meninggal dunia akibat serangan Israel di Gaza, Palestina, ternyata paling banyak perempuan dan anak perempuan. Data ini sangat memilukan hati.

Data korban perang ini diungkap oleh NGO global, ActionAid. Disebutkan, lebih dari tiga perempuan tewas setiap jam di Gaza.

Perempuan dan anak-anak peremuan di Gaza disebut terbunuh dan terluka pada tingkat yang mengerikan. Selain itu, hak-hak mereka seperti makanan, air, dan layanan kesehatan juga tidak diberikan setiap hari. Padahal, mereka mengalami tekanan psikologis dan trauma yang sangat besar akibat perang antara Hamas dan Israel ini.

“Gaza adalah tempat paling berbahaya di dunia bagi perempuan atau anak perempuan saat ini. Jumlah perempuan dan anak perempuan yang tewas dalam kekerasan ini meningkat setiap jamnya,” kata Riham Jafari, Koordinator Advokasi dan Komunikasi ActionAid Palestina dikutip detikNews dari Al Arabiya, Selasa (12/12/2023).

“Setiap hari mereka harus berjuang mati-matian untuk memenuhi kebutuhan paling dasar mereka,” imbuhnya.

5 Ribu Perempuan Tewas
Dokter di Gaza mengatakan kepada ActionAid, setidaknya dua ibu terbunuh setiap 60 menit, sementara tujuh perempuan terbunuh setiap dua jam di daerah kantong yang terkepung tersebut.

Tercatat, lebih dari 5.000 perempuan telah tewas sejak Israel mengobarkan perang di Gaza menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober ke Israel selatan.

Ibu Melahirkan secara Caesar tanpa Dibius
Menurut ActionAid, sekitar 50.000 perempuan di Gaza sedang hamil. Sekitar 180 calon ibu setiap hari mempertaruhkan nyawa mereka untuk melahirkan tanpa perawatan medis yang memadai dengan menjalani operasi caesar dan operasi darurat tanpa sterilisasi, anestesi, atau obat penghilang rasa sakit.

Baca Juga :   DITEMUKAN TEWAS Pria yang Terjun ke Sungai Martapura, Usai Dikejar Warga Diduga Ingin Curi Helm

Seorang bidan di rumah sakit al-Awda di Gaza utara mengatakan kepada ActionAid, bahwa puluhan wanita Palestina yang sedang hamil melahirkan di tengah bombardir militer Israel.

“Selama (serangan) Israel di Gaza, kami menyaksikan sejumlah kasus perempuan yang selamat dari kekerasan akibat serangan tersebut,” kata ActionAid mengutip seorang dokter di rumah sakit tersebut.

Dari data ActionAid diketahui 800 ribu perempuan di jalur Gaza mengungsi dari rumah mereka. Para perempuan itu saat ini tinggal di fasilitas yang sangat padat – sebagian besar memiliki satu kamar mandi untuk setiap 700 orang dan satu toilet untuk setiap 150 orang, kata Jafari, kutip SuarIndonesia dari Al Arabiya.

Hanya sedikit atau bahkan tak ada air bagi mereka untuk mencuci, tidak ada privasi, tidak ada sabun untuk menjaga kebersihan, dan tidak ada produk sanitasi. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca