SuarIndonesia – Dua alternatif Jalur Hauling milik perusahaan di survei Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel).
Dari keterangan, Sabtu (27/2/2021) dua alternatif Jalur Hauling yang di survei milik PT Talenta Bumi Km 71 dan PT Hasnur Km 94 serta Jalur Gampa Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Sementara Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, SIK mengatakan jalur Hauling PT Talenta Bumi dengan panjang 44 Km sampai dengan tembus jalan utama Kecamatan Bakumpai Kabupaten Batola, kondisi dalam keadaan keras.
Karena sering digunakan untuk perlintasan angkutan batubara.
Sedangkan jalur Hauling PT Hasnur, tembus Kecamatan Margasari Kabupaten Tapin, tepatnya di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Batola, terjadi penyempitan.
Dan sebagian kondisi jalan mengalami kerusakan kurang lebih 2 Km, sehingga apabila dua buah angkutan saling selisihanakan keluar jalur dan mengalami amblas.
Survie dilakukan untuk memastikan kondisi jalan alternatif untuk bisa dilewati pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalsel khususnya Batola.
Ketika itu di lapangan turut srrta jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batola, sejak Kamis (25/2/2021).
“Survei dilakukan pada dua jalur itu, karena jalur diperuntukan bagi armada angkutan barang,” tambah Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahir Arif, yang turut mendampingi.
Diketahui sebelumnya jalur atau alan hauling PT Talenta Bumi menjadi akses alternatif menuju Hulu Sungai di kala Jalan Gubernur Syarkawi dan Jembatan Mataraman tidak berfungsi maksimal.
Pihak perusahaan mengenakan tarif bagi angkutan yang melintas di jalan sepanjang 46,7 kilometer tersebut.
Tarif yang dibebankan antara Rp100 sampai 300 ribu sesuai spesifikasi angkutan dan tonase. Terdapat pengecualian bagi angutan BBM subsidi, LPG 3 kilogram, dan angkutan sembako.
Humas PT. Talenta Bumi, Agus Basri, membenarkan jalan milik pihaknya mulai kemarin ditarik biaya.
Dikatakannya biaya itu adalah kontribusi angkutan yang lewat untuk perawatan jalan.
“Tarif kontribusi untuk angkutan di luar batu bara ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan angkutan batubara,” ujarnya. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















