DINILAI Menghina ART Indonesia, Malaysia Larang Buku Boey Chee Ming ‘When I Was a Kid 3’

- Penulis

Jumat, 29 September 2023 - 23:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buku Boey Chee Ming 'When I Was a Kid 3: Childhood Stories by Boey' kini dilarang Malaysia. (ig @iamboey)

Buku Boey Chee Ming 'When I Was a Kid 3: Childhood Stories by Boey' kini dilarang Malaysia. (ig @iamboey)

SuarIndonesia — Novel grafis karya Boey Chee Ming berjudul ‘When I Was a Kid 3: Childhood Stories by Boey’ memuat gambaran yang dinilai menghina asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia. Malaysia kemudian melarang peredaran buku itu.

Dikutip detikNews dari Channel News Asia (CNA), Jumat (29/9/2023), pemerintah Malaysia telah melarang buku itu usai muncul protes terhadap materi di dalamnya. Pelarangan buku itu dilakukan setelah 10 tahun buku itu terbit.

Buku itu terbit tahun 2014 dan merupakan seri ketiga. Juni lalu, kelompok di Indonesia bernama Corong Rakyat menggelar demonstrasi di luar Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Mereka memprotes buku ‘When I Was a Kid 3’ itu karena mereka menilai buku itu merendahkan ART asal Indonesia.

Menteri Dalam Negeri Malaysia menyatakan buku itu mengandung materi yang “mungkin merugikan moralitas”. Pelarangan kemudian diterbitkan Jumat, 15 September 2023 lalu.

Boey Chee Ming adalah seniman Malaysia yang tinggal di Amerika Serikat (AS). Kamis (28/9) kemarin, dia mengaku terkejut dengan kebijakan Malaysia yang melarang bukunya.

Boey yakin pelarangan ini dipicu oleh sebuah bab di mana ayahnya mengibaratkan pembantu rumah tangga asal Indonesia itu seperti monyet karena dia bisa memanjat pohon dengan cepat untuk memetik kelapa. Dia menggambarkannya sebagai hal yang “disayangkan”.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

“Niat saya bukan untuk merendahkan tetapi untuk memuji kecepatan luar biasa yang dilakukan pekerja kami dalam memanjat pohon kelapa – seperti monyet. Saya kembali ke pohon itu sendirian malam itu karena saya juga ingin melihat apakah saya bisa memanjat pohon itu dengan kecepatan itu,” tulisnya di Instagram.

“Saya sangat meminta maaf kepada pihak-pihak yang tersinggung dengan hal ini, dan orang-orang yang secara tidak sengaja saya sakiti,” kata Boey, 45 tahun. “Perjalanan mendongeng ini sungguh luar biasa dan saya telah belajar banyak darinya. Setelah kenaikan pasti ada turunan, dan ini adalah pelajaran yang akan saya pelajari.”

Warga negara Indonesia merupakan mayoritas dari lebih dari 2 juta pekerja asing di Malaysia. Lebih dari 200.000 dari mereka dipekerjakan sebagai pekerja rumah tangga di rumah tangga Malaysia, dengan upah yang lebih baik dibandingkan saat mereka kembali ke negara asal mereka. Demikian dilaporkan Channel News Asia (CNA) yang juga mengutip sumber dari Bernama serta Associated Press (AP). (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:01

SATGAS HAJI Cegah Keberangkatan 80 WNI Terindikasi Haji Ilegal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:26

KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca