SuarIndonesia – Sebanyak 6.940 vial (1 vial 10 dosis) vaksin covid-19 jenis sinovac didistribusikan pemerintah pusat ke Provinsi Kalsel. Berdasarakan sasaran vaksin tersebut berjumlah 39.902.
Lansia dan petugas pelayanan publik sasaran vaksinasi tahap kedua tersebut. Lansia mendapat perhatian lebih pada program vaksinasi tahap 2 ini.
21.543 sasaran di antaranya diperuntukkan bagi lansia atau masyarakat berusia di atas 59 tahun, sedangkan sisanya sebanyak 18.359 sasaran untuk petgas atau pekerja pelayanan publik.
“Pengiriman termin pertama tahap 2 ini diutamakan bagi lansia di Ibu Kota Provinsi, selebihnya untuk lansia kabupaten kota lainnya,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel, HM. Muslim.
Selain diperuntukkan bagi lansia dan petugas pelayanan publik, alokasi vaksian tahap 2 juga digunakan menutupi kekurangan bagi tenaga kesehatan (nakes).
Hingga saat ini vaksinasi bagi nakes terealisasi 86,22 persen untuk suntikan pertama dan 51,24 persen suntikan kedua.
“Antara suntikan pertama dan kedua memerlukan waktu 14 hari. Vaksinasi bagi nakes terus berjalan,” bebernya.
Lantas kapan direncakanakan vaksinasi di luar nakes? Dikatakan Muslim sesui rencana akan dimulai awal Maret mendatang.
Muslim mengakui sasaran sebanyak 39.902 orang jika diandingkan dengan keseluruhan penduduk Kalsel masih banyak kurang.
“Vaksin sudah kami distribusikan ke Banjarmasin, Barito Kuala, Banjarbaru, dan Banjar.
Distribusi berikutnya ke Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabar. Selanjutnya distribusi ke daerah hulu sungai.
Distribusi vaksin secara bertahap sesuai ketersediaan. Begitu ada vaksin langsung kita distribusikan,” ucapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















