SuarIndonesia – Jembatan penghubung Kabupaten Banjar, Kecamatan Sungai Tabuk dan Barito Kuala, Kecamatan Jejangkit diresmikan, Rabu (24/1/2024).
Jembatan tersebut diberi nama H. Sahbirin Noor. Nama diambil dari nama Gubernur Kalsel.
Pemberian nama sendiri atas usulan para pembakal dan masyarakat di Kecamatan Jejangkit.
Usulan nama jembatan sendiri merupakan inisiatif dari masyarakat di Kabupaten Barito Kuala.
“Jembatan ini sudah dinantikan sejak puluhan tahun lalu. Kami sebelum haul mengadakan musyawarah dengan 7 desa lainya, untuk mengusulkan nama jembatan dengan nama H. Sahbirin Noor.
Alhamdulillah nama tersebut direspon baik oleh Gubernur Kalsel,” jelas Kepala Desa Jejangkit Muara, Jamhari didampingi kepala desa lainnya.
Ia mengatakan, jembatan tersebut selain membantu perekonomian warga sekitar, juga mempermudah akses warga Kalimantan Tengah ketika menghadiri haul ke -19 KH Muhammad Zaini bin Abdul Gani atau Abah Guru Sekumpul belum lama tadi.
“Kami sangat berterima kasih sekali kepada Gubernur atas pembangunan jembatan. Tentunya akan mempermudah masyarakat dalam membawa hasil pertanian untuk dijual.
Selain itu waktu haul ke Abah Guru Sekumpul tadi, warga Palangkaraya lewat sini,” katanya lagi.
Sementara itu, Penjabat Bupati Batola, Mujiyat, mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Kalsel yang menginisiasi pembangunan jembatan tersebut.
“Tentunya setiap pembangunan akan bermanfaat untuk peningkatan perekonomian masyarakat,” tandas Mujiyat yang juga Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel ini.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















