DIANGGAP MENYESATKAN, Alat Musik Dibakar

- Penulis

Selasa, 1 Agustus 2023 - 00:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taliban membakar alat musik dari Gitar sampai Tabla karena dianggap sebabkan kerusakan moral dan memainkannya akan menyebabkan kaum muda sesat. (Foto: AFP PHOTO)

Taliban membakar alat musik dari Gitar sampai Tabla karena dianggap sebabkan kerusakan moral dan memainkannya akan menyebabkan kaum muda sesat. (Foto: AFP PHOTO)

SuarIndonesia — Pemerintah Taliban di Afghanistan membakar sejumlah alat musik. Mereka beralasan jika musik bisa menyesatkan generasi muda dan menghancurkan masyarakat.

Menurut sebuah laporan yang dirilis hari Minggu (30/7/2023) oleh kantor berita milik pemerintah, Bakhtar, polisi agama Taliban dilaporkan membakar sejumlah alat musik di Provinsi Herat, Afganistan.

Kepala Kementerian Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan Taliban, Sheikh Aziz al-Rahman al-Muhajir, mengatakan musik menyebabkan “kesesatan kaum muda dan kehancuran masyarakat,” menurut laporan tersebut.

Pejabat itu mengatakan musik bisa mengorupsi seseorang. Kelompok militan itu juga melarang musik nonreligius terakhir kali mereka memerintah Afganistan pada era 1990-an.

Gambar yang dirilis oleh Taliban menunjukkan para pejabat berkumpul di sekitar api yang membakar berbagai alat musik, seperti gitar, harmonium, dan pengeras suara.

Secara tradisional, Afganistan memiliki tradisi musik yang kuat, dipengaruhi oleh musik klasik Iran dan India. Negara ini juga memiliki pasar di kancah musik pop yang berkembang pesat, dengan tambahan instrumen elektronik dan ketukan tarian ke ritme yang lebih tradisional.

Kedua jenis musik tersebut berkembang selama 20 tahun terakhir sebelum Taliban kembali merebut kekuasaan pada Agustus 2021. Taliban juga menerapkan serangkaian tindakan keras sejak merebut kendali Afghanistan menyusul mundurnya pasukan Amerika Serikat dan NATO.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Siswa dan guru Institut Musik Nasional Afganistan, yang pernah terkenal dengan inklusivitasnya, belum kembali ke belajar di kelas-kelas sejak pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban. Banyak musisi juga meninggalkan negara itu.

Di antara aturan keras itu yakni larangan memainkan musik di depan umum.

Dikutip CNNIndonesia, Kaum perempuan juga kerap menanggung beban atas peraturan baru pemerintah, salah satunya tidak diizinkan muncul di depan publik kecuali mengenakan hijab.

Anak-anak perempuan juga dilarang bersekolah maupun mengenyam pendidikan di universitas, serta dilarang memasuki tempat publik seperti taman, taman bermain, dan pusat kebugaran.

Pekan lalu, ribuan salon di seluruh negara bahkan ditutup setelah otoritas menganggap perubahan tertentu terlampau mahal dan tidak Islami. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:01

SATGAS HAJI Cegah Keberangkatan 80 WNI Terindikasi Haji Ilegal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:26

KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca