DANREM 121/Abw: Perketat Pengawasan di Jalur tidak Resmi di Batas RI-Malaysia

- Penulis

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief saat memberikan arahan kepada seluruh satgas pamtas di wilayah Kalimantan Barat, , Selasa (11/6/2024). [ANTARA/HO-Penrem 121/Abw]

Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief saat memberikan arahan kepada seluruh satgas pamtas di wilayah Kalimantan Barat, , Selasa (11/6/2024). [ANTARA/HO-Penrem 121/Abw]

SuarIndonesia — Komandan Korem 121/Alambhana Wanawwai Brigadir Jenderal TNI Luqman Areif meminta agar satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) memperketat pengawasan sejumlah jalur tidak resmi di daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia, di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

“Tingkatkan patroli di jalan tidak resmi yang biasanya dilalui oleh pihak tertentu melakukan kegiatan ilegal terutama penyeludupan orang dan barang secara ilegal seperti narkoba dan lainnya,” kata Brigadir Jenderal TNI Luqman Areif, saat memberikan arahan kepada seluruh Komandan Satgas Pamtas, di Sintang Kalimantan Barat, Selasa (11/6/2024).

Luqman mengatakan sejumlah titik jalur tidak resmi atau jalan tikus menjadi sasaran pelintas yang melakukan kegiatan ilegal, hal tersebut perlu diwaspadai dengan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik tersebut.

Ia meminta dalam melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan perlu kerja sama dengan semua pihak terkait di perbatasan, sehingga perlu dibangun hubungan yang baik termasuk dengan masyarakat di perbatasan.

Selain itu, yang menjadi penekanan Luqman ke prajurit yaitu terkait disiplin dan tanggungjawab dalam penugasan.

“Saya minta bangun koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua pihak, jangan melakukan pelanggaran, dekati dan bantu setiap kesulitan masyarakat,” kata Luqman dikutip dari AntaraNews.

Disisi lain, Luqman juga meminta untuk prajurit teritorial untuk mendukung program ketahanan pangan terutama para Dandim dan jajarannya.

Baca Juga :   KJRI KUCHING Tangani 4.000 WNI Nonprosedural

Ia mengatakan membantu masyarakat dalam ketahanan pangan merupakan perintah pimpinan yang juga merupakan program nasional.

Menurutnya, melaksanakan program ketahanan pangan juga untuk mewujudkan operasi militer selain perang.

“Tentu kita tidak ingin Indonesia memiliki masalah pangan, padahal kita punya banyak lahan. Oleh karena itu, kita ingin mengoptimalkan semua lahan, terutama lahan yang tidur, untuk dijadikan lahan produktif membantu meningkatkan ketahanan pangan di masyarakat,” pesan Luqman. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK
SEPANJANG 2026 Karhutla Kalbar Terluas di Indonesia
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
HY, 15 Tahun Tilap Uang Pelanggan Rp 5 M
BEJAT! Paman Cabuli Dua Keponakannya Lima Kali
BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca