DALAM Setahun Kaltara Ditagetkan Mandiri Pangan

- Penulis

Rabu, 7 Mei 2025 - 22:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman (tengah) tiba di bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (7/5/2025). Ia disambut Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang (kiri). (Foto: ANTARA/M Arfan)

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman (tengah) tiba di bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (7/5/2025). Ia disambut Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang (kiri). (Foto: ANTARA/M Arfan)

SuarIndonesia — Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menargetkan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mandiri pangan dalam waktu satu tahun.

“Kita sepakat tadi, target kita mulai bekerja tahun ini paling lambat dua tahun, kalau perlu satu tahun sudah beres ini. Target kita setahun masalah ini selesai. Nanti begitu mau panen, aku datang,” kata Mentan Andi Amran Sulaiman di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, Rabu (7/5/2025).

Untuk diketahui, Mentan RI melakukan kunjungan kerja di Tanjung Selor, Rabu (7/5/2025). Ia menghadiri rapat koordinasi percepatan swasembada pangan melalui optimalisasi lahan dan cetak sawah.

Amran mengungkapkan, potensi luar biasa yang dimiliki Kaltara di sektor pertanian. Ia pun menargetkan masalah pangan di daerah itu dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun.

Mentan Amran juga menyampaikan keinginannya agar Kaltara mencetak sejarah baru dalam kemandirian pangan.

“Kami ingin Kaltara mencetak sejarah baru, legacy, sejarah baru selama ada Kalimantan Utara mampu mandiri pangan. Bahkan mimpi kita satu tahun dua tahun ke depan, mampu mensuplai kabupaten lain, provinsi lain, bahkan tetangga kita (ASEAN),” tambahnya.

Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Pertanian memberikan bantuan minimal Rp500 miliar kepada Kaltara. Anggaran tersebut diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan produksi pertanian di wilayah tersebut.

“Bantuan tadi sudah kami hitung minimal Rp500 miliar (setengah triliun) kami bantu dan kami upayakan tahun ini, anggarannya sudah ada,” ungkapnya.

Amran juga merespons permintaan Bupati Malinau untuk meningkatkan produktivitas pangan di wilayahnya. Mentan berjanji akan menyelesaikan masalah pertanian di Malinau secara lintas sektor kementerian, mengingat hanya delapan persen wilayah hutan Kabupaten Malinau berstatus Areal Penggunaan Lain (APL).

“Untuk di Kabupaten Malinau, kami selesaikan secara lintas sektor kementerian. Tetapi anggaran itu di tangan kami dan kami ingin Kalimantan Utara dari menerima atau mengimpor beras dari provinsi lain, dari kabupaten, menjadi ekspor,” tutur Mentan Amran, dilansir dari AntaraNewsKaltara.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat dan komitmen Pemerintah Daerah, Mentan Amran optimistis Kaltara mencapai kemandirian pangan dalam waktu singkat.

Dia meyakini Kaltara menjadi contoh bagi provinsi lain dalam upaya meningkatkan produksi pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan nasional. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TOKOH MASYARAKAT: “Lepas Krayan Jika Tak Mau Mikirin, Siapa Tahu Israel Mau”
SOAL JALAN: Warga Krayan Ancam Keluar NKRI
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
POLEMIK PENGADAAN GEMBOK Ditjenpas, Komisi XIII DPR RI : Segera Buka Dokumen Pengadaan dan Kontrak
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca