CEGAH Kejahatan Siber Melalui Stop HPPUS

- Penulis

Jumat, 24 Januari 2025 - 20:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETUA Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng, Ipda Shamsuddin, pada saat memberikan sosialisasi 'Stop HPPUS' kepada siswa di Kota Palangka Raya, beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-Dokumentasi Ipda Shamsuddin)

KETUA Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng, Ipda Shamsuddin, pada saat memberikan sosialisasi 'Stop HPPUS' kepada siswa di Kota Palangka Raya, beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-Dokumentasi Ipda Shamsuddin)

SuarIndonesia — Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) terus mengoptimalkan pencegahan kejahatan siber melalui sosialisasi Stop HPPUS yang artinya stop Hoaks, Pornografi, Perjudian online, Ujaran Kebencian serta Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Ketua Tim Virtual Police Polda Kalteng, Ipda Shamsuddin di Palangka Raya, Jumat (24/1/2025), mengatakan bahwa pencegahan kejahatan siber dapat dilakukan melalui Stop HPPUS dengan menyasar seluruh masyarakat yang ada di provinsi setempat.

“Stop HPPUS dan SARA, karena itu kerap beredar di media sosial,” kata Shamsudin.

Dia mengungkapkan, bahwa saat ini Polda Kalteng sedang gencar memberikan sosialisasi Stop HPPUS yang menyasar pelajar dan guru di berbagai sekolah, universitas, instansi pemerintahan, swasta hingga ke komunitas masyarakat di daerah setempat.

Hal ini dilakukan untuk menekankan betapa pentingnya etika seseorang ketika sedang berinternet, sebab saat ini kejahatan siber tengah menjadi perhatian serius seluruh pihak.

“Saya banyak menerima aduan dari warga yang akibat tidak bijak bermedia sosial, akhirnya menjadi ancaman dan membahayakan dirinya sendiri. Seperti foto-foto tak senonoh menjadi modus pelaku untuk memeras seseorang,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa warganet Cak Sam ini mengatakan, meskipun menawarkan banyak manfaat, namun internet juga menyimpan potensi bahaya jika digunakan tanpa bijak.

Bahkan dia mengaku pernah mendapatkan aduan dari salah seorang korban pemerasan dengan modus foto tak senonoh, yang telah mengirimkan uang dengan jumlah puluhan juta ke pelaku.

Baca Juga :   BMKG: Sepekan Mendatang Hujan Lebat Guyur Wilayah Kalteng

“Sehingga, sosialisasi yang digencarkan tidak hanya berupa pemaparan materi, tetapi juga sesi tanya jawab interaktif. Hal ini memungkinkan para pelajar dan guru untuk berdiskusi mengenai isu-isu terkini seputar internet sehat dan aman,” ujarnya, dikutip dari AntaraNews.

Untuk itu Cak Sam mengatakan, bahwa edukasi Stop HPPUS juga tidak hanya diberikan kepada generasi muda atau para pelajar di Kalimantan Tengah.

Namun juga harus diberikan kepada seluruh orang tua dan guru, agar mereka nantinya dapat mendampingi anak-anak dan siswanya ketika berinternet.

“Untuk itu, kerja sama antara orang tua, guru, dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan kondusif bagi generasi muda sehingga ke depan tidak ada warga yang menjadi korban pemerasan ketika berinternet,” tutur Cak Sam menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KOTA SAMPIT Berpotensi Terdampak Kabut Asap
FORKOT APRESIASI Pulih Sistem Kelistrikan, Tapi tidak Menghapus Tanggung Jawab Hukum PLN
PT PLN Belum Menjawab Substansi Keberatan Administratif, LBH Borneo Nusantara Ajukan Banding
TIGA PELAKU UTAMA Kasus Pembunuhan Polisi Digiring ke Palangka Raya
151,7 HA Lahan di Kotim Ludes Terbakar
BERMUNCULAN Titik Api Karhutla di Kotim, Petugas Kewalahan
PASCATRAGEDI Katingan: Warga Tumbang Kalemei Diultimatum Serahkan Senpi Ilegal
KARHUTLA Kobar: 113 Hektare Lahan Terbakar, Belasan Hotspot Muncul di Kotim

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca