KOTA SAMPIT Berpotensi Terdampak Kabut Asap

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kota Sampit menjelang pagi hari yang mulai diliputi kabut asap, Minggu (19/7/2026). (Foto: Antara/Devita Maulina)

Suasana Kota Sampit menjelang pagi hari yang mulai diliputi kabut asap, Minggu (19/7/2026). (Foto: Antara/Devita Maulina)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menyebut Sampit berpotensi terdampak kabut asap apabila kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah selatan terus meluas, seiring dominan arah angin tenggara atau angin timuran.

“Sekarang angin timuran sudah dominan. Jadi, jika karhutla terjadi di wilayah selatan, kemungkinan besar asapnya akan terbawa ke Kota Sampit, yang kami takutkan itu,” kata Kepala BMKG Kotawaringin Timur Mulyono Leo Nardo di Sampit, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan pada musim kemarau saat ini pola angin didominasi bertiup dari arah timur, tenggara dan selatan yang berpotensi membawa asap karhutla menuju wilayah perkotaan.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama mengingat berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebagian besar kejadian karhutla belakangan ini memang terjadi di wilayah selatan.

“Kalau kebakaran hutan dan lahan banyak di daerah selatan, asap-asap itu akan dibawa ke daerah Sampit atau ke wilayah utara mengikuti arah angin yang dominan,” ujar Mulyono, dilansir Antara.

Mulyono juga menerangkan fenomena kabut asap yang muncul pada malam hingga pagi hari dipengaruhi perubahan kecepatan angin. Saat siang hari, angin yang relatif lebih kuat membuat asap terus bergerak dan menyebar ke wilayah lain.

Baca Juga :   BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

Sebaliknya, ketika memasuki malam hari, kondisi angin cenderung lebih tenang sehingga pergerakan asap melambat bahkan dapat bertahan di suatu wilayah dalam waktu lebih lama.

Hal ini menjadi jawaban atas kondisi Kotim, khususnya Kota Sampit, dalam beberapa waktu belakangan. Pada dini hingga pagi hari suasana berkabut akibat asap tebal meliputi wilayah tersebut.

“Kalau malam hari anginnya cenderung lebih tenang, sehingga asap itu menetap di situ dan tidak bisa bergerak ke mana-mana. Itu sebabnya kabut asap sering terlihat lebih pekat pada malam sampai pagi hari,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan
WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting
TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng
PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!
IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim
KUMAI Diguyur Hujan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:56

TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:49

MODIFIKASI Kendaraan Pengangkut BBM Ilegal dan Penggunaan Barcode Didalami Polisi Kemungkinan Keterlibatan Pihak SPBU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:32

KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59

DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13

DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:44

KEBAKARAN di Jalan Belitung Darat, Penghuni Rumah Berlarian Selamatkan Diri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:36

RANGKUL Ojol dan Ormas, Kapolresta Banjarmasin Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Maria C Galuh)

Bisnis

HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:09

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Prisca Triferna)

Hukum

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca