151,7 HA Lahan di Kotim Ludes Terbakar

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: BPBD Kotim)

Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: BPBD Kotim)

SuarIndonesia — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus meningkat. Sejak Januari hingga pertengahan Juli 2026, sedikitnya 151,7 hektare lahan telah hangus dilalap api, sementara titik-titik kebakaran baru masih terus bermunculan.

Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, mengatakan hingga 14 Juli 2026, tercatat 372 titik panas (hotspot) yang memicu 72 kejadian karhutla. Dari jumlah tersebut, 64 kejadian berhasil ditangani oleh tim gabungan.

“Luas lahan yang terbakar mencapai 151,7 hektare. Wilayah tengah menjadi daerah paling terdampak dengan 77,93 hektare atau sekitar 51,37 persen dari total area terbakar. Sementara wilayah selatan menyumbang 72,33 hektare atau 47,68 persen, sedangkan wilayah utara hanya 1,45 hektare atau sekitar 0,96 persen,” kata Multazam, Rabu (15/7/2026).

Wilayah tengah meliputi Kecamatan Parenggean, Kota Besi, Cempaga Hulu, Cempaga, Telawang, Seranau, dan Baamang. Adapun wilayah selatan mencakup Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, hingga Pulau Hanaut.

“Menariknya, Kecamatan Antang Kalang di wilayah utara mencatat akumulasi hotspot tertinggi, yakni mencapai 70 titik panas. Namun, hingga kini hampir tidak ditemukan kebakaran lahan di kawasan tersebut. Satu-satunya kejadian yang tercatat di wilayah utara berada di Kecamatan Mentaya Hulu dengan luas sekitar 1,45 hektare,” ujarnya.

Dia mengungkap peristiwa karhutla terbaru terjadi pada Selasa (14/7) sore. Petugas kembali berjibaku memadamkan lima titik kebakaran baru.

Sebagian besar berhasil dikendalikan, namun dua lokasi di kawasan Begendang, Desa Ramban, dan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan masih menunggu perkembangan karena kondisi di lapangan belum sepenuhnya terpantau.

“Kami berhasil memadamkan lima titik kebakaran baru, kecuali di Begendang Desa Ramban dan Mentaya Hilir Selatan yang sampai saat ini masih menunggu informasi perkembangan,” ujar dia.

Multazam menjelaskan bahwa luas lahan terbakar yang dilaporkan merupakan hasil pengukuran langsung saat proses penanganan di lapangan. Data tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah seiring proses verifikasi serta pembaruan informasi.

Untuk mempercepat penanganan karhutla yang sulit dijangkau melalui jalur darat, operasi pemadaman kini diperkuat melalui udara. Dua helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan untuk mengguyur titik-titik api yang berada di kawasan terpencil maupun lahan gambut.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

“Langkah ini diharapkan mampu memadamkan api sekaligus mencegah meluasnya kebakaran, mengingat musim kemarau diperkirakan masih akan meningkatkan potensi munculnya titik-titik api baru di berbagai wilayah Kotawaringin Timur,” pungkasnya.

Empat Desa di Kotim Alami Kekeringan

Sementara itu, dilansir dari detikKalimantan, krisis air bersih akibat kemarau mulai terjadi di sejumlah wilayah di Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Sedikitnya empat desa kini bergantung pada bantuan pemerintah setelah sumber air yang biasa digunakan warga mulai menyusut akibat minimnya curah hujan.

Empat desa yang telah mengajukan permohonan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim yakni Desa Kuin Permai, Lampuyang, Regei Lestari, dan Jaya Karet. Berbeda dari bantuan darurat biasa, seluruh desa tersebut meminta distribusi air bersih dilakukan secara berkala selama musim kemarau masih berlangsung. Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam mengatakan kebutuhan air bersih di masing-masing desa mencapai 15 ribu hingga 20 ribu liter setiap kali penyaluran.

“Empat desa tersebut meminta bantuan secara periodik, bukan sekali kirim. Ini menunjukkan kebutuhan air bersih masyarakat cukup tinggi selama musim kemarau,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Untuk mengangkut sekitar 20 ribu liter air, dibutuhkan sedikitnya empat hingga lima truk tangki. Multazam menjelaskan, BPBD Kotim telah berkoordinasi dengan Perumdam Tirta Mentaya agar distribusi air dapat dilakukan secara berkesinambungan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Direktur Perumdam Tirta Mentaya. Mudah-mudahan dalam minggu ini pengiriman air bersih sudah mulai berjalan secara periodik,” kata Multazam. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla
PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa
DANREM !01/Ant Bersama KASAL dan Gubernur Padamkan Karhutla di Guntung Damar
WAMENKO PANGAN Bersama Dankodaeral XIII dan Kapolda Kalsel Cek Langsung Posko Tegal Arum
INSTRUKSI LANGSUNG PRESIDEN pada H Isam Pimpin dan Mengkoordinasikan Penanganan Karhutla di Kalsel
DITETAPKAN Polri Tiga Tersangka Pembakar Lahan di Kalsel
KASAL : Tak Separah di Medsos Kondisi Karhutla di Kalsel
SERENTAK di 17 Titik Karhutla Digempur Prajurit Korem 101/Antasari Bersama Tim Gabungan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:57

314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:41

SEJUMLAH Menteri Ditunjuk Tangani Karhutla per Wilayah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:11

DANREM !01/Ant Bersama KASAL dan Gubernur Padamkan Karhutla di Guntung Damar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:03

696 HOTSPOT Karhutla Kalsel Muncul pada Minggu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:54

KEMENHUT Kerahkan 1.000 Polhut Padamkan Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:40

TANGANI KARHUTLA, Gubernur Kalsel: Haji Isam Bantu 100 Pompa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30

KASUS KARHUTLA: Polri Tetapkan 72 Tersangka di Sembilan Polda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:32

UNCLE ZAE Kembali Catat Prestasi di 2026, Juarai Turnamen Tenis Mercedes-Benz Club Banjarmasin

Berita Terbaru

Petugas pemadam kebakaran Dinas Kehutanan Kalteng berusaha memadamkan api yang membakar lahan gambut di Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (12/7/2026). (Foto: HO-Antara)

Nasional

SEJUMLAH Menteri Ditunjuk Tangani Karhutla per Wilayah

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:41

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran (kanan) bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo dan lainnya saat melaksanakan salat istisqa dan doa bersama di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (23/8/2026). (Foto: HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Kalteng

PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:13

Karhutla melanda wilayah di Kalimantan. (Foto: Istimewa)

Kalsel

696 HOTSPOT Karhutla Kalsel Muncul pada Minggu

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca