BERMUNCULAN Titik Api Karhutla di Kotim, Petugas Kewalahan

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik api Karhutla bermunculan di Kotim. (Foto: Istimewa)

Titik api Karhutla bermunculan di Kotim. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengkhawatirkan. Di saat petugas berjibaku memadamkan api di sejumlah lokasi, titik kebakaran baru bermunculan sehingga memaksa personel memecah konsentrasi penanganan.

Hingga Selasa (14/7/2026), fokus utama pemadaman masih berada di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentaya Hulu. Kebakaran di kawasan lahan gambut itu telah berlangsung selama 11 hari dan masih menyisakan bara api di bawah permukaan tanah yang sulit dipadamkan.

Sementara itu, Desa Soren juga masih berstatus siaga. Memasuki hari keenam, api belum sepenuhnya dipadamkan sehingga petugas harus tetap bersiaga mencegah kobaran meluas.

Di tengah upaya tersebut, sejumlah titik api baru kembali muncul. Kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Lembur Kuring yang memiliki akses jalan sulit sehingga petugas harus memikul pompa portabel secara manual untuk melakukan penyekatan api.

Kebakaran juga terdeteksi di Jalan Jenderal Sudirman Km 11. Medan yang tidak memungkinkan kendaraan besar masuk. Proses pemadaman hanya mengandalkan kendaraan roda empat dan pompa portabel.

Selain itu, lahan di Jalan MT Haryono Barat sempat terbakar akibat dugaan pembakaran sampah di pinggir jalan oleh warga. Sementara di Desa Ramban, api mulai merembet dan mengancam wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

Baca Juga :   TIM GABUNGAN Temukan Jenazah Aiptu Sumariyanto Korban Penggerebekan Bandar Narkoba

Banyaknya titik kebakaran yang muncul hampir bersamaan membuat BPBD Kotim menghadapi tantangan berat. Keterbatasan personel dan armada menjadi kendala utama dalam mengendalikan situasi di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengakui kondisi petugas mulai mengalami kelelahan setelah bekerja tanpa henti selama beberapa hari terakhir.

“Kami terbatas sekali, baik personel maupun armada. Personel juga dalam kondisi stamina sudah habis. Sementara malam mereka harus standby lagi secara bergantian,” kata Multazam, Selasa (14/7/2026) malam, dikutip dari detikKalimantan.

Untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, BPBD Kotim kini menggandeng pemerintah kecamatan agar dapat melakukan penanganan awal di lokasi kejadian. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat respons sebelum tim utama tiba dan mencegah api meluas ke kawasan yang lebih besar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG ABK Ditemukan Tak Bernyawa Kondisi Membusuk di Kamar Kost
PASCATRAGEDI Katingan: Warga Tumbang Kalemei Diultimatum Serahkan Senpi Ilegal
BOCAH 8 Tahun Diterkam Buaya! Tim Basarnas Dikerahkan
SEORANG PRIA Ditemukan Tergeletak Tubuh Membusuk
KARHUTLA Kobar: 113 Hektare Lahan Terbakar, Belasan Hotspot Muncul di Kotim
REMAJA yang Diterkam Buaya Ditemukan Tim SAR
SEMBILAN JABATAN STRATEGIS Resmi Diisi Pejabat Baru, Begini Penekanan Kapolda Kalsel
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:35

SEORANG ABK Ditemukan Tak Bernyawa Kondisi Membusuk di Kamar Kost

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:34

SOROTI Kekurangan 1.140 Guru, DPRD Kalsel Desak Pergub Segera Diterbitkan

Senin, 13 Juli 2026 - 12:59

ASET TERSANGKA TAN Perkara Dugaan Korupsi Proyek Server Disdik Disegel Penyidik Kejari Banjarmasin

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:48

PIALA DUNIA 2026: Inggris dan Argentina Melaju ke Semifinal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:48

TANGISAN BAYI Perempuan Dalam Kantongan Plastik di Kolong Jembatan Gegerkan Warga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:45

KASUS Menyeret Nama Babeh Aldo, Begini Disikapi Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:41

8 BESAR Piala Dunia 2026: Perancis Lolos ke Semifinal Singkirkan Maroko 2-0

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:40

TERUNGKAP ! Seorang Mahasiswa yang Tabrak Lari Tewaskan Perempuan Petugas DLH Banjarmasin

Berita Terbaru

Tim SAR menyiapkan peralatan untuk melakukan pencarian terhadap seorang bocah yang diduga diterkam buaya di Sungai Kupang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Selasa (14/7/2026). (Foto: HO-Tim SAR)

Kalsel

BOCAH 8 Tahun Diterkam Buaya! Tim Basarnas Dikerahkan

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:40

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca