BMKG Supadio Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

- Penulis

Senin, 20 Mei 2024 - 20:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta potensi hujan dengan intensitas tinggi yang dikeluarkan BMKG di media sosial. [ANTARA/Capture medsos BMKG-Rendra Oxtora]

Peta potensi hujan dengan intensitas tinggi yang dikeluarkan BMKG di media sosial. [ANTARA/Capture medsos BMKG-Rendra Oxtora]

SuarIndonesia — Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Supadio Pontianak, Sutikno, mengatakan dalam beberapa hari ke depan beberapa daerah di Kalimantan Barat akan mengalami cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir.

“Untuk itu kami mengimbau agar masyarakat bisa mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi dalam waktu beberapa hari ke depan,” kata Sutikno di Sungai Raya, Senin (20/5/2024).

Dia menjelaskan, BMKG 1 Supadio Pontianak telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) pada laman media sosial BMKG agar masyarakat bisa terus memantau perkembangan kondisi cuaca yang akan terjadi.

Adapun potensi hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir dan angin kencang diperkirakan akan terjadi di Kabupaten Kubu Raya, Mempawah dan Kota Pontianak.

Sementara hujan dengan intensitas sedang yang disertai petir dan angin kencang akan terjadi di Kabupaten Sanggau, Sintang Kapuas Hulu, Landak, Sekadau dan Melawi.

Baca Juga :   KJRI KUCHING Tangani 4.000 WNI Nonprosedural

“Peringatan dini cuaca di wilayah Kalbar hari ini Senin, 20/5/2024) pukul 09.00 WIB, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir/kilat dan angin kencang di Kabupaten Kapuas Hulu akan terjadi di Danau Sentarum dan Badau, Kabupaten Sanggau, di Kapuas dan Bonti,” tuturnya seperti dikutip AntaraNews.

Kondisi cuaca ekstrem ini bisa terus meluas di Kabupaten Ketapang, yaitu Marau, Sandai, Simpang Hulu, Nangah Tayap, Tumbang Titi, Jelao Hulu, Hulu Sungai dan Pemahan.

“Selain itu kondisi serupa juga masih akan terjadi di beberapa kabupaten seperti, Sintang, Melawi dan Sekadau,” katanya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK
SEPANJANG 2026 Karhutla Kalbar Terluas di Indonesia
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
HY, 15 Tahun Tilap Uang Pelanggan Rp 5 M
BEJAT! Paman Cabuli Dua Keponakannya Lima Kali
BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca