DISITA 8 Ton Kokain Bernilai Rp 10 Triliun

- Penulis

Jumat, 11 Agustus 2023 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai Belanda telah menyita sekitar 8.000 kilogram (8 ton) kokain yang ditemukan dalam kontainer pisang. (Openbaar Ministerie, Netherlands Public Prosecution Service/AP/picture alliance)

Bea Cukai Belanda telah menyita sekitar 8.000 kilogram (8 ton) kokain yang ditemukan dalam kontainer pisang. (Openbaar Ministerie, Netherlands Public Prosecution Service/AP/picture alliance)

SuarIndonesia — Pihak berwenang Belanda menyita seberat 8.000 kilogram (8 ton) kokain di pelabuhan Rotterdam, ungkap jaksa penuntut pada hari Kamis (10/08). Kokain tersebut diperkirakan bernilai sekitar €600 juta (sekitar Rp10 triliun).

Penemuan kali ini merupakan tangkapan terbesar yang pernah tercatat di pelabuhan tersebut. Rekor sebelumnya pada tahun 2020, bea cukai Belanda berhasil menyita 4.500 kilogram (4,5 ton) kokain.

Penyitaan besar lainnya juga pernah terjadi pada tahun 2021, yakni sebanyak 3.600 kilogram (3,6 ton) narkoba berhasil diamankan.

Rekor kokain sitaan ini sebenarnya telah ditemukan pada bulan Juli lalu, tetapi baru diumumkan ke publik , Kamis (10/08/2023).

Dilansir Deutsche Welle (DW), Kokain tersebut disembunyikan di dalam sebuah kontainer berisikan pisang, sebuah angkutan kapal yang tiba dari Ekuador. Terdapat lebih dari 8.000 paket narkoba ditemukan di dalam kontainer tersebut.

“Pada tanggal 13 Juli, bea cukai telah melakukan penyitaan narkoba terbesar yang pernah terjadi di pelabuhan Rotterdam,” kata jaksa penuntut. “Sebanyak 8.064 paket kokain (masing-masing) seberat satu kilogram, diekstraksi dari dua belas palet pisang,” tambahnya.

“Sekali lagi kami telah berhasil… memberikan pukulan telak bagi para penyelundup narkoba di pelabuhan ini,” ungkap Direktur Bea Cukai Rotterdam, Peter van Buijtenen. Dia juga menyebut hasil tangkapan kali ini yang “paling besar.”

Rotterdam merupakan pusat utama perdagangan narkoba

Dikutip detikNews, Jumat (11/8/2023) dari kantor berita DPA dan AFP, Bea Cukai Belanda mengatakan bahwa muatan kokain dalam jumlah besar seperti itu semakin jarang terjadi, seperti hasil tangkapan sebelumnya yang jauh lebih kecil daripada yang dilaporkan Kamis (10/8/2023).

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Rotterdam adalah salah satu pelabuhan utama bagi para penyelundup narkoba yang membawa kokain ke Eropa.

Pada tahun 2022, sekitar 47 ton narkotika berhasil disita di Rotterdam. Para penyelidik mengatakan bahwa hanya sekitar 50-60% narkoba yang diselundupkan melalui Rotterdam yang berhasil ditemukan dan diamankan.

Lalu, pada paruh pertama tahun 2023 saja, bea cukai Belanda telah berhasil menyita setidaknya 29.702 kilogram narkoba, hasil yang lebih banyak daripada periode yang sama di tahun lalu, yakni sedikit di atas 22 ton.

Belanda, Belgia, dan Spanyol juga termasuk dalam tiga negara Eropa teratas untuk impor kokain ilegal. Sebagian besar narkoba tersebut dikirim dari Panama, Kolombia, dan Ekuador.

Pengumuman hasil tangkapan pada hari Kamis (10/8/2023) ini muncul sehari setelah seorang calon presiden Ekuador, Fernando Villavicencio, ditembak mati usai menghadiri kampanye. Sebelumnya, dia sempat melaporkan adanya ancaman pembunuhan untuk dirinya dan timnya, yang diduga dilakukan oleh geng pengedar narkoba di negara tersebut. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
SEMBILAN Sarang Narkoba di Sumut Digerebek Bareksrim Polri
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
KORUPSI Dana Desa: Pasutri Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 490 Juta
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
ANGGOTA DPRD Mempawah Diduga Bakar Lahan untuk Tanam Sawit
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18