VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

- Penulis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto viral Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terlihat menggunakan selang oksigen saat meninjau Rumah Oksigen di Palangka Raya. (Foto: Threads @yailhameka)

Foto viral Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terlihat menggunakan selang oksigen saat meninjau Rumah Oksigen di Palangka Raya. (Foto: Threads @yailhameka)

SuarIndonesia — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meluruskan narasi foto dirinya menggunakan tabung oksigen di Kalimantan Tengah (Kalteng). Ia membenarkan foto tersebut, tetapi meluruskan narasi yang menyebut dirinya saat itu sesak napas.

Dalam foto yang beredar di media sosial, terlihat Budi sedang duduk dan menggunakan tabung oksigen. Foto tersebut dinarasikan dengan keterangan bahwa Menkes belum 24 jam berada di Kalteng, tetapi sudah tak kuat dengan asap.

Narasi itu pun ditulis dengan mengungkit pernyataan Menkes yang meminta manusia segera beradaptasi dengan kondisi yang ada. Namun, belum 24 jam berada di Kalteng, ia disebut sudah mengalami sesak napas dan harus diberi oksigen.

Menanggapi hal itu, akun Instagram Menkes mengunggah video lengkap kunjungannya ke Kalteng. Dalam video tersebut, Budi mengunjungi Rumah Oksigen Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Bus Oksigen di Palangka Raya, Kalteng.

Di Rumah Oksigen MDMC, Menkes Budi Gunadi duduk di kursi sambil menggunakan oksigen. Kegiatan tersebut sama dengan yang terlihat dalam foto yang beredar di media sosial. Ia mengatakan kondisinya menjadi lebih baik dan nilai saturasi oksigennya meningkat.

“Saya sendiri coba, jauh lebih enak seger saturasi oksigen saya naik,” kata Budi dalam video tersebut.

Selain itu, Budi mengunjungi Bus Oksigen. Di dalam bus tersebut tersedia oksigen yang bisa digunakan oleh masyarakat, khususnya relawan dan petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan.

“Tabung oksigen diberikan kepada yang membutuhkan, terutama relawan yang memadamkan api, mereka yang terekspose banyak polusi yang tinggi. Mereka perlu untuk kita buat sehat,” kata Budi.

BGS Luruskan Narasi Viral
Dalam keterangan unggahannya, Menkes Budi mengatakan ingin meluruskan narasi yang beredar di media sosial. Menurut dia, ia tidak merasa sesak napas saat itu.

Baca Juga :   PRESIDEN Prabowo Minta Penanganan Karhutla tak Tunggu Hujan

“Fotonya memang benar, namun narasi yang beredar itu tidak benar. Saya sama sekali tidak merasa sesak pada saat itu, saya juga terbantu dengan menggunakan masker KN95 selama kunjungan berlangsung dan saya hanya bertujuan memberikan informasi dan edukasi menunjukkan fasilitas Rumah Oksigen seperti yang terekam di video ini,” kata Budi, melansir dari detikKalimantan,

Budi menyampaikan bahwa dia ingin membantu mempublikasikan Rumah Oksigen MDMC dan Bus Oksigen milik Pemprov Kalteng. Menurut dia, masyarakat yang mulai merasa sesak bisa mendatangi kedua fasilitas tersebut.

“Kalau warga mulai sesak, segera ke Rumah Oksigen terdekat. Ruangan ini disaring ketat pakai HEPA. Kalian cukup duduk istirahat, beri waktu paru-paru bernapas lebih lega, dan nikmati udara dengan konsentrasi oksigen 100%. Ada tenaga kesehatan yang memantau, dan jika butuh penanganan lebih, akan langsung dirujuk ke rumah sakit,” katanya.

“Untuk yang sulit menjangkau lokasi, Pemprov Kalteng sudah menyiapkan Bus Oksigen keliling. Tabung oksigen murni ini sangat krusial, terutama bagi relawan pemadam api yang saturasinya sering drop di bawah 90 akibat polusi tinggi. Jangan tunggu sampai parah, kalau ada yang mengeluh sesak, langsung arahkan ke fasilitas oksigen terdekat,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla
MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan
PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027
PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla
TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan
WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:34

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:52

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Berita Terbaru

Tim mempersiapkan pelaksanaan OMC di Kalteng. (Foto: Istimewa)

Kalteng

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Okt 2026 - 21:05

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam penyaluran bantuan pangan di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (25/10/2026).(Foto: Antara/Asmaul Chusna)

Nasional

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Minggu, 25 Okt 2026 - 20:16

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca